Produksi Amunisi Pindad Terganggu Pelemahan Rupiah

Rabu, 18 Maret 2015 - 13:17 WIB
Produksi Amunisi Pindad...
Produksi Amunisi Pindad Terganggu Pelemahan Rupiah
A A A
BANDUNG - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang terjadi belakangan ini turut mengganggu produksi amunisi PT Pindad (Persero).

Kepala Divisi Amunisi Pindad I Wayan Sutama menuturukan, terpukulnya produksi amunisi akibat rupiah yang melempem terjadi lantaran saat ini komponen produk amunisi 60% berasal dari impor, sementara 40% berasal dari lokal.

"Karena kita beli barangnya, hitungan komponennya USD, jual hitungannya rupiah. Itu kan ada dampak," katanya di Kantor Pusat Pindad, Bandung, Jawa Barat, Rabu (18/3/2015).

Menurutnya, perseroan akan terus mengkaji dampak pelemahan rupiah ini terhadap produksi amunisi. Kendati pelemahan ini tidak serta merta bisa membuat harga amunisi per butirnya mengalami kenaikan.

"Kalau harga di TNI kan sudah dipatok. Sudah ada index secara internasional. Paling nanti apa yang bisa dihitung komponen impornya apa saja, dihitung, direview harga dolarnya berapa," tandas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pindad Turun Gunung:...
Pindad Turun Gunung: Dari Maung ke Lumpur Sawah, Siapkan Mobil Listrik Murah Meriah Rp50 Jutaan
Detail si Maung Mobil...
Detail si 'Maung' Mobil Rantis Buatan Pindad
Pindad Terjunkan Rantis...
Pindad Terjunkan Rantis Maung MV3 Mobile Jammer di IKN
Setahun Pindad Produksi...
Setahun Pindad Produksi 400 Juta Peluru, Butuh SDM Handal
5 Fakta Generasi Terbaru...
5 Fakta Generasi Terbaru Kendaraan Taktis Maung Pindad yang Dicoba Presiden Jokowi di Malang
Mobil SUV Pindad Mana...
Mobil SUV Pindad Mana yang Cocok Dikendarai di Jalanan Umum?
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
3 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
3 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
4 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
4 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
4 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
5 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved