Rupiah Berakhir Lanjutkan Penguatan

Rabu, 18 Maret 2015 - 16:47 WIB
Rupiah Berakhir Lanjutkan...
Rupiah Berakhir Lanjutkan Penguatan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini berakhir melanjutkan penguatan di tengah terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada hari ini ditutup pada level Rp13.177/USD, bertahan sejak siang tadi. Posisi tersebut menguat hanya 3 poin dibanding posisi penutupan Selasa (17/3/2015) di level Rp13.180/USD.

Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp13.182/USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp13.154/USD dan terlemah di level Rp13.199/USD.

Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp13.185/USD, dengan kisaran harian Rp13.155-Rp13.220/USD. Posisi tersebut lebih baik 21 poin dibanding hari sebelumnya di Rp13.206/USD.

Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan bahwa rupiah pada level Rp13.193/USD. Posisi itu terapresiasi 25 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp13.218/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.164/USD. Posisi ini menguat 45 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp13.209/USD.

Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, pergerakan rupiah stabil menjelang berakhirnya pertemuan the Fed. Sentimen pendorong laju rupiah juga datang dari dijaganya suku bunga acuan (BI rate) pada level 7,5%.

"Keputusan BI mempertahankan suku bunga acuannya dianggap tepat untuk kondisi saat ini, terutama untuk pencapaian inflasi sebesar 4±1% serta mengarahkan defisit transaksi berjalan ke tingkat yang lebih sehat dalam kisaran 2,5-3,% terhadap PDB," ujarnya, Rabu (18/3/2015).

Sementara IHSG hari ini berakhir di zona merah karena ditekan aksi jual asing. IHSG susut 26 poin atau 0,48% ke level 5.413,15.

(Baca: Rupiah Siang Ini pada Level Rp13.177/USD)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
8 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
37 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Infografis
3 Keuntungan Rusia Jika...
3 Keuntungan Rusia Jika Perang Melawan Ukraina Berakhir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved