Hilirisasi Diharapkan Tak Hambat Ekspor Rumput Laut

Kamis, 19 Maret 2015 - 20:38 WIB
Hilirisasi Diharapkan...
Hilirisasi Diharapkan Tak Hambat Ekspor Rumput Laut
A A A
JAKARTA - Indonesia diharapkan melakukan langkah strategis dalam pengembangan dan penguatan lapis-lapis ekonomi dari hulu ke hilir dengan tetap memperhatikan daya serap indutri dalam negeri dan permintaan industri luar negeri.

"Dengan keberhasilan Indonesia dalam berbagai program pengembangan budidaya rumput laut baik secara kolaboratif dan partisipatif oleh kementerian dan lembaga negara lainnya serta upaya Pemda yang menjadikan komoditi ini menjadi unggulan," ujar Ketua Umum Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI) Safari Azis dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (19/3/2015).

Maka, terdapat beberapa hal strategis yang perlu dilakukan. Di antaranya menyusun Roadmap Pengembangan Usaha Rumput Laut di Indonesia bersama seluruh pemangku kepentingan terkait. "Kami ingin semuanya terarah, kegiatan hulu hilir lebih baik dan selaras," kata dia.

Pihaknya akan mendorong tumbuh kembangnya hilirisasi menuju tercapainya peningkatan nilai tambah, mendorong dan memediasi pemanfaatan dan penggunaannya kepada industri produk jadi tanpa menghambat pemasaran ekspor bahan baku rumput laut.

Menurut Safari, kelancaran pemasaran hasil produksi petani rumput laut perlu terus dibangun dengan memperkuat hubungan usaha antara petani, eksportir dan industri rumput laut baik dalam maupun luar negeri.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto menyatakan dukungannya terhadap ekspor bahan baku rumput laut tanpa mengesampingkan kebutuhan industri dalam negeri.

"“Rumput laut Indonesia produksinya cukup banyak, bila bisa mengekspornya kenapa harus ditahan dan dihambat? Kebutuhan industri lokal penyerapannya masih kecil sehingga masih bisa terpenuhi," ujar Yugi.

Pelarangan ekspor efeknya akan meluas ke sektor tenaga kerja dan berkurangnya pendapatan petani dan masyarakat. Untuk mencapai program hilirisasi rumput laut, pertukaran informasi di antara negara-negara, alih teknologi serta investasi harus diperhatikan dengan serius.

Senada dengan Safari, dia juga mengatakan bahwa peta jalan rumput laut harus segera dibuat sebagai acuan semua pihak untuk mengembangkan hilirisasi komoditas rumput laut.

"Kami juga berkomitmen untuk memediasi dan memfasilitasi kredit atau pembiayaan dengan lembaga perbankan dan pembiayaan secara inklusif pada sektor rumput laut dengan mengoptimalkan program kerja sama Kadin Indonesia dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Ajak Warga Kepulauan...
KKP Ajak Warga Kepulauan Seribu Budidaya Rumput Laut
Dorong Industrialisasi...
Dorong Industrialisasi Rumput Laut Nasional Demi Genjot Nilai Ekspor
Menteri Edhy Lepas Ekspor...
Menteri Edhy Lepas Ekspor 53,5 Ton Rumput Laut Spinosium ke Vietnam
Kembangkan Rumput Laut...
Kembangkan Rumput Laut di Kepulauan Seribu, Menteri Edhy: Jangan Cemas Soal Modal
Petani Nelayan Muda...
Petani Nelayan Muda Indonesia Dukung Hilirisasi Industri Rumput Laut di Nunukan
KKP Gandeng Perusahaan...
KKP Gandeng Perusahaan Kosmetik Kembangkan Turunan Rumput Laut
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
5 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
5 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
6 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
6 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
6 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved