Terapkan Kartu Kendali, Elpiji 3 Kg Tak Lagi Disubsidi
Senin, 23 Maret 2015 - 17:12 WIB
Terapkan Kartu Kendali, Elpiji 3 Kg Tak Lagi Disubsidi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menerapkan penyaluran subsidi elpiji dengan menggunakan kartu kendali. Maka, harga elpiji 3 kg tidak lagi disubsidi dan harganya akan sama dengan elpiji 12 kg.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM I GN Wiratmadja menuturkan, pihaknya saat ini tengah mengkaji penerapan kartu kendali tersebut. Nantinya, masyarakat tergolong miskin akan mendapatkan kartu tersebut yang berisi saldo subsidi sebesar Rp42 ribu hingga Rp45 ribu.
"Per kartu itu, kita punya subsidi Rp26 triliun sekian kalau dibagi dengan kartu yang ada berarti Rp42 ribu-Rp45 ribu per keluarga/perusahaan mikro yang kategori miskin sekarang," katanya di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (23/3/2015).
Dia menjelaskan, nantinya subsidi pada kartu tersebut akan diisi ulang setiap bulan. Maka, harga elpiji murah hanya bisa didapat pembeli yang memiliki kartu kendali tersebut.
"Sama saja harganya. Subsidinya tidak dicabut, tapi tepat sasaran kepada masyarakat yang memang butuh," imbuh Wiratmadja.
Menurutnya, program tersebut akan diujicobakan terlebih dahulu di daerah Bali, Batam dan Bangka Belitung. Setelah ujicoba (pilot project) lancar, pemerintah akan menerapkannya secara nasional.
"Ini pilot project dulu, kita lihat nanti bagus atau enggak. Kalau bagus, kita lanjut nasional," pungkasnya.
(Baca: Pemerintah Didesak Benahi Ketersediaan Elpiji 3 Kg)
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM I GN Wiratmadja menuturkan, pihaknya saat ini tengah mengkaji penerapan kartu kendali tersebut. Nantinya, masyarakat tergolong miskin akan mendapatkan kartu tersebut yang berisi saldo subsidi sebesar Rp42 ribu hingga Rp45 ribu.
"Per kartu itu, kita punya subsidi Rp26 triliun sekian kalau dibagi dengan kartu yang ada berarti Rp42 ribu-Rp45 ribu per keluarga/perusahaan mikro yang kategori miskin sekarang," katanya di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (23/3/2015).
Dia menjelaskan, nantinya subsidi pada kartu tersebut akan diisi ulang setiap bulan. Maka, harga elpiji murah hanya bisa didapat pembeli yang memiliki kartu kendali tersebut.
"Sama saja harganya. Subsidinya tidak dicabut, tapi tepat sasaran kepada masyarakat yang memang butuh," imbuh Wiratmadja.
Menurutnya, program tersebut akan diujicobakan terlebih dahulu di daerah Bali, Batam dan Bangka Belitung. Setelah ujicoba (pilot project) lancar, pemerintah akan menerapkannya secara nasional.
"Ini pilot project dulu, kita lihat nanti bagus atau enggak. Kalau bagus, kita lanjut nasional," pungkasnya.
(Baca: Pemerintah Didesak Benahi Ketersediaan Elpiji 3 Kg)
(izz)
Lihat Juga :