Jika Aksi Jual Belum Reda, IHSG Cenderung Melemah
Selasa, 24 Maret 2015 - 08:19 WIB
Jika Aksi Jual Belum Reda, IHSG Cenderung Melemah
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan berpotensi kembali mengalami variatif dengan kecenderungan melemah jika aksi jual belum juga mereda.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola shooting star di bawah area middle bollinger band (MBB). MACD gagal bertahan dari tren turun dengan histogram negatif yang lebih panjang. RSI, Stochastic, dan William’s %Rmasih terhambat kenaikannya.
"IHSG berpotensi variatif dengan kecenderungan melemah. Untuk itu, tetap antisipasi bila terjadi pelemahan lanjutan," ujarnya di Jakarta, Selasa (24/3/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 5.425-5.430 dan resisten 5.448-5.472. Laju IHSG kemarin sempat melampaui area target resisten 5.451-5.461, namun berbalik turun dan berada di area target support 5.420-5.438.
Laju IHSG kemarin cenderung bergerak variatif melemah sepanjang perdagangan. Sempat mengalami penguatan, namun di akhir sesi berakhir negatif.
Minimnya sentimen membuat pelaku pasar tidak terlalu bergairah untuk melakukan transaksi, akibatnya laju IHSG yang sempat menguat di awal sesi tidak mampu bertahan dan kian tertekan hingga berakhir di zona merah.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan laju bursa saham Asia yang cenderung positif pasca merespon penutupan laju bursa saham AS sebelumnya. Investor asing kembali melakukan nett sell dari net sell Rp635,07 miliar menjadi net sell Rp393,73 miliar.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola shooting star di bawah area middle bollinger band (MBB). MACD gagal bertahan dari tren turun dengan histogram negatif yang lebih panjang. RSI, Stochastic, dan William’s %Rmasih terhambat kenaikannya.
"IHSG berpotensi variatif dengan kecenderungan melemah. Untuk itu, tetap antisipasi bila terjadi pelemahan lanjutan," ujarnya di Jakarta, Selasa (24/3/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 5.425-5.430 dan resisten 5.448-5.472. Laju IHSG kemarin sempat melampaui area target resisten 5.451-5.461, namun berbalik turun dan berada di area target support 5.420-5.438.
Laju IHSG kemarin cenderung bergerak variatif melemah sepanjang perdagangan. Sempat mengalami penguatan, namun di akhir sesi berakhir negatif.
Minimnya sentimen membuat pelaku pasar tidak terlalu bergairah untuk melakukan transaksi, akibatnya laju IHSG yang sempat menguat di awal sesi tidak mampu bertahan dan kian tertekan hingga berakhir di zona merah.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan laju bursa saham Asia yang cenderung positif pasca merespon penutupan laju bursa saham AS sebelumnya. Investor asing kembali melakukan nett sell dari net sell Rp635,07 miliar menjadi net sell Rp393,73 miliar.
(rna)
Lihat Juga :