Rupiah Diproyeksi Masih dalam Tekanan
Selasa, 24 Maret 2015 - 09:48 WIB
Rupiah Diproyeksi Masih dalam Tekanan
A
A
A
JAKARTA - Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan bahwa laju rupiah masih dalam tekanan.
"Belum adanya sentimen positif membuat pelaku pasar cenderung lebih menyukai mentransaksikan dolar Amerika Serikat (USD). Tetap cermati dan antisipasi pelemahan lanjutan," kata dia, Selasa (24/3/2015).
Reza memperkirakan laju rupiah akan berada pada kisaran Rp13.100-Rp13.060/USD. Sementara kemarin, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.076/USD, mendatar dengan posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp13.075/USD.
Dia mengatakan, masih menguatnya USD terhadap beberapa mata uang lainnya dengan memanfaatkan melemahnya harga minyak mentah global akan mempengaruhi laju rupiah.
"Belum adanya sentimen positif membuat pelaku pasar cenderung lebih menyukai mentransaksikan dolar Amerika Serikat (USD). Tetap cermati dan antisipasi pelemahan lanjutan," kata dia, Selasa (24/3/2015).
Reza memperkirakan laju rupiah akan berada pada kisaran Rp13.100-Rp13.060/USD. Sementara kemarin, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.076/USD, mendatar dengan posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp13.075/USD.
Dia mengatakan, masih menguatnya USD terhadap beberapa mata uang lainnya dengan memanfaatkan melemahnya harga minyak mentah global akan mempengaruhi laju rupiah.
(rna)