Pemerintah Pacu Budidaya dan Ekspor Ikan Hias

Rabu, 25 Maret 2015 - 15:06 WIB
Pemerintah Pacu Budidaya...
Pemerintah Pacu Budidaya dan Ekspor Ikan Hias
A A A
JAKARTA - Pemerintah dan asosiasi ikan hias sepakat memacu budidaya dan ekspor ikan hias untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan devisa negara.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo mengatakan, langkah-langkah kebijakan yang segera diambil untuk memacu budidaya dan ekspor ikan hias, di antaranya menyederhanakan jumlah perizinan ekspor ikan hias, yang saat ini mencapai 27 izin.

"Selain itu, mengupayakan ikan arwana bisa dikeluarkan dari daftar CITES Appendix II, sehingga dapat diperdagangkan secara bebas, mengingat ikan arwana sudah bisa dibudidayakan di Tanah Air secara maksimal," kata dia dalam rilisnya, Rabu (25/3/2015).

Dalam rangka mengembangkan pasar ikan hias di dalam negeri, dia mengimbau kantor-kantor pemerintahan, hotel-hotel, terminal bandara, pelabuhan dan stasiun kereta api memajang akuarium berisi ikan hias.

Sementara untuk memacu ekspor ikan hias maka raiser ikan hias di Cibinong, Jawa Barat segera ditingkatkan statusnya menjadi Badan Pelayanan Umum, dan direncanakan akan digelar kegiatan konferensi dan pameran ikan hias tingkat dunia (world ornamental fish conference & exhibition) di Indonesia pada 2017 mendatang.

Sekadar informasi, Indonesia memiliki sekitar 4.552 jenis ikan hias, baik ikan hias air tawar maupun ikan hias laut, namun baru menempati tiga besar eksportir ikan hias dunia dengan persentase 10%, di bawah Spanyol (17%) dan Jepang (13%).

Sementara pasar ikan hias dunia sekitar Rp3 triliun dan porsi Indonesia baru sekitar Rp300 miliar. Kemampuan Indonesia untuk membudidayakan ikan hias sudah sangat meningkat dan saat ini sudah mampu membudidayakan 15 jenis ikan hias air tawar, di antaranya ikan koi, koki, cupang, black ghost, corydoras dan arwana.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Surga Investasi Hasil...
Surga Investasi Hasil Laut dan Pariwisata di Provinsi Papua
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Profil Rizal Ramli,...
Profil Rizal Ramli, Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman
5 Nelayan RI Bebas Usai...
5 Nelayan RI Bebas Usai Ditangkap Aparat Malaysia
Berita Terkini
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
6 jam yang lalu
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
6 jam yang lalu
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
6 jam yang lalu
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
7 jam yang lalu
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
7 jam yang lalu
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
7 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved