BI Kediri Dorong Transaksi Non Tunai

Jum'at, 27 Maret 2015 - 15:55 WIB
BI Kediri Dorong Transaksi...
BI Kediri Dorong Transaksi Non Tunai
A A A
KEDIRI - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kediri, Jawa Timur (Jatim) mendorong gerakan transaksi non tunai (‎less cash society) untuk memudahkan masyarakat dan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam melakukan transaksi pembayaran.

Kepala Perwakilan BI Kediri Djoko Raharto mengatakan, melalui transaksi non tunai masyarakat akan mendapat kemudahan, keamanan, serta kenyamanan dalam bertransaksi. Dia juga berharap, peningkatan transaksi gerakan non tunai ini akan meningkat setiap tahun.

Tahun lalu, terjadi peningkatan transaksi non tunai dari 700 juta transaksi menjadi sekitar 2 miliar. "Artinya, transaksi non tunai mengalami peningkatan. Bahkan semua toko-toko klontong di Jalan Dhoho (pusat pertokoan) Kediri, juga sudah menggunakan less cash society," kata Djoko kepada Koran SINDO usai acara kuliah umum bersama Deputi Gubernur BI Hendar sekaligus penandatanganan deklarasi less cash society Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri di Kediri, Jawa Timur, Jumat (27/3/2015).

Menurutnya, bukan hanya di Jalan Dhoho saja yang menggunakan transaksi non tunai, di Lembaga Permasyarakatan (Lapas), Badan Pertanahan, serta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sudah menggunakan transaksi non tunai.

Selain masyarakat dan pelaku UMKM, kata Djoko, pelajar dan mahasiswa juga diperlukan sosialisasi dan edukasi agar muncul kesadaran transaksi tanpa menggunakan uang tunai. "Sekarang kami sudah sosialisasi ke mahasiswa, nanti diharapkan melalui kegiatan seperti ini bisa meningkatkan transaksi," ujar dia.

Djoko menyebutkan, saat ini STAIN Kediri telah menggandeng BRI dalam melakukan pemasangan Mesin Electronic Data Capture (EDC) di kantin kampus. "Di kantin kampus ini telah dipasang mesin EDC, kami menggandeng Bank BRI. Selain STAIN Kediri, yang hampir seluruhnya menggunakan transaksi nontunai yakni Universitas Nusantara PGRI Kediri," jelasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
20 menit yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
51 menit yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
2 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
2 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Komisi Eropa...
3 Alasan Komisi Eropa Dorong UE Miliki Blok Pertahanan Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved