Harga Beras Ketan dan Gula di Garut Naik

Senin, 30 Maret 2015 - 11:55 WIB
Harga Beras Ketan dan...
Harga Beras Ketan dan Gula di Garut Naik
A A A
JAKARTA - Harga beras ketan dan gula pasir di Pasar Induk Guntur Ciawitali, Garut, Jawa Barat (Jabar) mengalami kenaikan yang telah terjadi sejak satu pekan terakhir.

Di tingkat grosir, komoditi beras ketan naik menjadi Rp11.000 dari semula Rp9.000 per kg, sementara gula pasir menjadi Rp10.200 dari sebelumnya Rp9.000 per kg.

"Kurang lebih sudah satu minggu kenaikan harga ini terjadi. Kenaikannya bukan karena pemerintah menetapkan harga BBM, sebab memang sebelum itu sudah naik," kata Kepala Sub Bagian TU UPTD Pasar Induk Guntur Ciawitali Garut Ahmad Wahyudin, Senin (30/3/2015).

Menurutnya, kenaikan harga beras ketan dan gula pasir dipicu mahalnya ongkos angkut. Dari informasi yang dia terima, kedua komoditi ini akan kembali mengalami kenaikan pada awal April.

"Kenaikan yang terjadi sebelum pemerintah menetapkan harga baru BBM itu dipengaruhi ongkos angkut. Sementara infonya (beras ketan dan gula pasir) akan mengalami kenaikan lagi nanti. Besarannya Rp1.000 per kg. Namun apakah kali ini karena dampak BBM atau hal lain, saya belum tahu. Yang jelas, dampak kenaikan beras ketan dan gula pasir sangat dirasakan para produsen dodol dan makanan jenis rangginang," terang dia.

Berbeda dengan beras ketan dan gula pasir, harga telur ayam negeri di pasar induk ini mengalami penurunan. Kini harga telur per kg di kisaran Rp15.500 dari sebelumnya Rp19.000.

"Penyebab turunnya harga telur adalah melimpahnya pasokan. Sementara harga komoditi lain sampai saat ini masih normal," tukasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Peningkatan Produksi...
Peningkatan Produksi Beras Disebut Hanya 0,55% dalam 22 Tahun, Gak Bahaya Ta?
Harga Beras Naik Gila-gilaan,...
Harga Beras Naik Gila-gilaan, Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton
Anomali Harga Beras...
Anomali Harga Beras Bikin Boncos Rp99 T, Pemerintah Ultimatum Pelaku Usaha 2 Minggu
Beras Premium Langka...
Beras Premium Langka dan Mahal, Begini Penjelasan BI Jakarta
Awas, Harga Beras Dapat...
Awas, Harga Beras Dapat Mencapai 30 Ribu per Kilo, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
11 menit yang lalu
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
52 menit yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
1 jam yang lalu
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
2 jam yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
2 jam yang lalu
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
2 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved