Merger dan Akuisisi Bikin Wall Street Rebound

Selasa, 31 Maret 2015 - 08:57 WIB
Merger dan Akuisisi...
Merger dan Akuisisi Bikin Wall Street Rebound
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan awal pekan ini naik lebih dari 1%, rebound dari penurunan tajam pada pekan lalu didorong aktivitas merger dan akuisisi sektor kesehatan dan melonjaknya saham energi.

Menambah risk appetite investor, bursa China melonjak ke posisi tertinggi dalam tujuh tahun terakhir didukung harapan meningkatnya belanja infrastruktur dan pelonggaran kebijakan moneter.

Indeks Dow mencatat kenaikan harian terbesar sejak 3 Februari dan 10 sektor di indeks S&P 500 positif semua, dipimpin sektor energi (SPNY), yang melonjak 2,1% di tengah penurunan harga minyak Amerika Serikat (AS) dan Brent.

"(Reli) tampaknya didasari pertumbuhan global saat ini. Ekonomi China jatuh tapi mereka akan menstimulasi," kata Presiden Platinum Partners Uri Landesman seperti dilansir dari Reuters, Selasa (31/3/2015).

Landesman menambahkan, aksi merger dan akuisisi telah membantu meningkatkan pasar saham.

OptumRx Corp, unit usaha dari UnitedHealth Group (UNH.N) setuju membeli Catamaran Corp (CTRX.O) (CCT.TO) senilai USD12,78 miliar. Saham UnitedHealth di indeks Dow naik 2,5% menjadi USD121, sementara saham AS Catamaran bertambah 23,8% menjadi USD59,83.

Dow Jones Industrial Average naik 263,65 poin atau 1,49% ke 17.976,31; indeks S&P 500 naik 25,22 poin atau 1,22% ke 2.086,24; dan Nasdaq Composite bertambah 56,22 poin atau 1,15% ke 4.947,44.

Sekitar 5,8 miliar saham ditransaksikan di bursa AS, di bawah rata-rata harian bulan ini sebanyak 6,7 miliar lembar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
33 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
47 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved