Asyaa Raih Ratusan Juta dari Kenyamanan Produk Hijab

Sabtu, 04 April 2015 - 23:42 WIB
Asyaa Raih Ratusan Juta...
Asyaa Raih Ratusan Juta dari Kenyamanan Produk Hijab
A A A
PEREMPUAN mendambakan berbagai kenyaman dalam berbusana. Sebab itu, Asyaa menawarkan produk yang nyaman khususnya bagi wanita berhijab.

Asyaa merupakan brand produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dari Palembang, Sumatera Selatan, yang dibangun Indah Oktaviana (22). Wanita yang baru saja menyelesaikan pendidikan Diploma 3 (D3) Teknik Kimia di Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang ini sukses mengembangkan usahanya.

"Untuk produk Asyaa lebih mengutamakan kenyaman untuk pemakai. Sebab dari sekian banyak problem yang saya temui untuk pakaian, konsumen cenderung sangat mengutamakan kenyamanan. Setelah itu model dan motif," ujar Indah kepada Sindonews di Jakarta, Jumat (3/4/2015)

Sebab itu, produk Asyaa mengutamakan kenyamanan baik dari segi bahan maupun ukuran. Inilah yang membedakan Asya dari produk lain.

"Kenapa ukuran juga, karena kami membuat produk tidak menggunakan size standar. Kami memakai ukuran yang lebih dari ukuran standar, namun tetap terlihat pas ketika dipakai. Dan, untuk warna kami fokus ke warna-warna pastel," kata finalis Pitching Business Plan Oneintwenty Movement kategori fashion ini.

Indah menuturkan, modal awal dalam membangun usahanya sebesar Rp10 juta, dengan keuntungan Rp20 juta per bulan. Dia dengan cepat mampu balik modal.

"Tapi itu bukan tanpa kesulitan. Kesulitan yang dihadapi selama usaha, modal untuk perputaran uang, karena tren fashion cepat berubah. Konsumen menginginkan Asyaa ada galerinya agar bisa dilihat langsung. Karena saat ini Asyaa hanya melakukan penjualan sistem online," terangnya.

Asyaa saat ini hanya memiliki dua karyawan, yakni satu pegawai tetap dan satu lagi freelance. Karyawan yang tak banyak tersebut, Indah tetap yakin usahanya bakal terus maju. Ini terbukti selama 2014 omzetnya mencapai Rp246 juta.

Ke depan, Indah optimistis bisa mencapai omzet hingga miliaran rupiah dengan range harga pakaian yang ditawarkannya Rp240 ribu-Rp500 ribu untuk paket dress, atasan, dan bawahan.

"Rencana ke depan kami berharap dapat melakukan penjualan dengan omzet Rp3 miliar. Kami yakin karena bahan pakaian yang kami pakai bagus, yaitu bahan dingin seperti katun. Kalaupun yang sedang tren saat ini adalah bahan yang panas, kami pakai pelapis bahan yang dingin agar tetap nyaman," ungkapnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Program Pinky Movement...
Program Pinky Movement Pastikan Ketersediaan Pasokan LPG bagi UMKM
Pinky Movement Pertamina...
Pinky Movement Pertamina Salurkan Rp30 M bagi UMKM per November
Melalui Program Kemitraan,...
Melalui Program Kemitraan, Pertamina Sasar Kemandirian UMKM
Pertamina Gelontorkan...
Pertamina Gelontorkan Rp44,4 Miliar ke UMKM lewat Pinky Movement
Gandeng IWAPI, Program...
Gandeng IWAPI, Program Pinky Movement Jangkau Lebih Luas Pelaku Usaha Wanita
Pinky Movement: Pertamina...
Pinky Movement: Pertamina Salurkan Rp44,4 Miliar untuk Ratusan UMKM dan Outlet LPG
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
8 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
8 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
8 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
8 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
9 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved