Kredit Perbankan Tumbuh 12%

Selasa, 07 April 2015 - 20:43 WIB
Kredit Perbankan Tumbuh...
Kredit Perbankan Tumbuh 12%
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan kredit perbankan yang disalurkan pada Februari 2015 mencapai Rp3.699,5 triliun, tumbuh 12,0% (yoy) dibandingkan Januari 2015 sebesar 11,4% (yoy). Pertumbuhan kredit tersebut bersumber dari jenis penggunaan modal kerja (KMK).

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara mengatakan, penyaluran modal kerja pada Februari 2015 tercatat sebesar Rp1.740,4 triliun atau tumbuh 12,0% (yoy), lebih tinggi dibanding Januari 2015 sebesar 10,5% (yoy).

"Sementara secara sektoral, akselerasi pertumbuhan modal kerja terutama terjadi pada sektor industri pengolahan dan sektor perdagangan, hotel serta restoran," ujarnya, Selasa (7/4/2015).

Dia melanjutkan, kredit yang diberikan pada sektor industri pengolahan tumbuh 16,4% (yoy), meningkat dibanding Januari 2015 sebesar 10,7% (yoy). Sementara kredit sektor perdagangan, hotel, dan restoran mengalami peningkatan pertumbuhan dari 12,6% (yoy) menjadi 13,0% (yoy) pada Februari 2015.

Dia melanjutkan, kredit yang disalurkan kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) pada Februari 2015 mencapai Rp662,7 triliun, tumbuh 9,6% (yoy), melambat dibandingkan Januari 2015 sebesar 9,8% (yoy). Menurutnya, perlambatan tersebut terutama terjadi pada skala usaha mikro dan menengah. Sementara kredit untuk skala usaha kecil pertumbuhannya stabil pada level 8,7% (yoy).

Di sisi lain, penyaluran kedit di sektor properti pada Februari 2015 mencapai Rp551,2 triliun, atau tumbuh 16,9% (yoy), lebih tinggi dibanding Januari 2015 (16,8%).

Peningkatan pertumbuhan kredit properti, jelas dia, terutama bersumber dari peningkatan penyaluran kredit kepada sektor konstruksi dan real estate, yang pada Februari 2015 masing-masing tercatat tumbuh 28,4% (yoy) dan 16,5% (yoy), lebih tinggi dibanding Januari 2015 (27,9% dan 16,0%).

"Akselerasi pertumbuhan kredit di sektor konstruksi dan real estate tersebut menunjukkan tingginya permintaan masyarakat akan tempat tinggal," tandas Tirta.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Fit and Proper Test...
Fit and Proper Test Deputi Gubernur BI, DPR Angkat Isu Pengawasan Perbankan
Transfer Uang Cuma Kena...
Transfer Uang Cuma Kena Biaya Rp2.500, Total Ada 77 Bank Terapkan BI-Fast
Makin Banyak, 21 Bank...
Makin Banyak, 21 Bank Gabung BI-FAST di Gelombang Kedua
BI Sudah Totalitas,...
BI Sudah Totalitas, Tapi Bunga Kredit Bank Merayap Pelan
Buat Bank yang Mau Kolaps,...
Buat Bank yang Mau Kolaps, Bisa Minta Dana Darurat ke BI
106 Bank Gabung BI-Fast,...
106 Bank Gabung BI-Fast, Biaya Transfer Cuma Rp2.500
Berita Terkini
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
7 jam yang lalu
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
8 jam yang lalu
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
11 jam yang lalu
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
11 jam yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
11 jam yang lalu
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
11 jam yang lalu
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved