Kemenkeu Keluhkan Pengaplingan Anggaran

Rabu, 08 April 2015 - 12:16 WIB
Kemenkeu Keluhkan Pengaplingan...
Kemenkeu Keluhkan Pengaplingan Anggaran
A A A
JAKARTA - Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani mengatakan, siapapun yang memimpin Indonesia tidak akan punya space untuk membangun jika anggaran pemerintahan sudah dikapling-kaplingkan.

Pasalnya, pengaplingan masing-masing sektor membuat pemerintah tidak bisa memiliki fleksibilitas pengadaan belanja untuk pembangunan.

Pengaplingan tersebut, lanjut dia, bisa mencapai lebih dari 100%, sehingga sektor-sektor produktif yang lebih memerlukan anggaran menjadi terhambat.

"Ini yang kemudian kita harapkan tidak ada macam pengaplingan dan pengikatan di masing-masing sektor. Karena, kalau dikapling, kaplingnya bisa 100% lebih. Jadi kita tidak punya fleksibilitas buat pembangunan," ungkap dia di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (8/4/2015).

Ketidakflesibilitasan ini bakal mengancam space pemerintah untuk menetapkan pembangunan, apakah tahun ini jalan, besok pertanian, atau maritim. "Sehingga pemerintah kesulitan untuk bermanuver dalam menggunakan anggaran karena space fiskal kita hanya bisa improvisasi 15%-20 %," tandas Askolani.

(Baca: Pengikatan Anggaran Timbulkan Penyempitan Ruang Fiskal)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Minta Para Menteri...
Jokowi Minta Para Menteri Tiru Kementerian PUPR, Belanja Anggaran di Awal Tahun
Demi Pemulihan Ekonomi,...
Demi Pemulihan Ekonomi, KKP Realokasi Anggaran Rp483 Miliar
Komisi IV DPR Dukung...
Komisi IV DPR Dukung Penambahan Pagu Anggaran KKP Rp3,45 Triliun
Tahap II, Kemenag Salurkan...
Tahap II, Kemenag Salurkan 4,6 Juta Bantuan Paket Data untuk Siswa Madrasah
Rincian Pemangkasan...
Rincian Pemangkasan Anggaran Kementerian/Lembaga
Bappenas Pangkas 344...
Bappenas Pangkas 344 Pos Anggaran Kementerian dan Lembaga
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Anggaran Militer Israel...
Anggaran Militer Israel Tahun 2024, Mayoritas untuk Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved