Rilis Risalah The Fed Bikin Wall Street Naik Tipis

Kamis, 09 April 2015 - 08:56 WIB
Rilis Risalah The Fed...
Rilis Risalah The Fed Bikin Wall Street Naik Tipis
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Rabu waktu setempat berakhir naik tipis setelah bergerak fluktuatif karena didukung rilis risalah pertemuan Federal Reserve AS (The Fed), yang menunjukkan bahwa bank sentral tetap pada rencananya menaikkan suku bunga tahun ini.

Indeks utama bergerak fluktuatif setelah pengumuman pertemuan The Fed karena pialang mencari petunjuk waktu kenaikan suku bunga.

Beberapa anggota The Fed mengharapkan data ekonomi yang akan datang akan mendukung kenaikan suku bunga pada awal Juni, sedangkan lainnya mengantisipasi kenaikan pada tahun ini karena menguatnya dolar AS (USD).

Sementara pelaku pasar mengharapkan kenaikan suku bunga pertama pada September atau setelahnya, mengingat data tenaga kerja pada Maret lalu di bawah perkiraan, menunjukkan perlambatan pertumbuhan. Adapun bank sentral menyatakan hanya akan menaikkan suku bunga ketika data ekonomi cukup kuat.

"Juni akan datang sebagai kejutan. Jika Fed melakukan kebijakan moneter secara sewenang-wenang, akan merugikan pasar saham" kata ahli strategi investasi dan Direktur Alokasi Aset di RidgeWorth Investments Alan Gayle seperti dilansir dari Reuters, Kamis (9/4/2015).

Pasar saham mendapat dukungan dari aktivitas merger di sektor kesehatan, meskipun sektor energi melemah karena harga minyak mentah anjlok. Minyak mentah berjangka AS turun 6,6% menjadi USD50,42/barel.

Sektor energi di indeks S&P turun 1%, dengan saham Exxon Mobil kehilangan 2% menjadi USD84,06 dan Chevron Corp merosot 1,7% menjadi USD106,66.

Adapun indeks Dow Jones Industrial Average naik 27,09 poin atau 0,15% ke 17.902,51; indeks S&P 500 naik 5,57 poin atau 0,27% ke 2.081,9; dan Nasdaq Composite bertambah 40,59 poin atau 0,83% ke 4.950,82.

Sekitar 5,68 miliar lembar saham yang diperdagangkan di semua platform AS, di bawah rata-rata bulanan sebanyak 6,25 miliar lembar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
30 menit yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
59 menit yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
1 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
2 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
2 jam yang lalu
Koperasi Boleh Kelola...
Koperasi Boleh Kelola Tambang, Menkop Ferry: Sebaiknya Bukan Kopdes Merah Putih
2 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved