Menteri Susi Siap Bertarung dengan Kapal Hai Fa

Senin, 13 April 2015 - 13:45 WIB
Menteri Susi Siap Bertarung...
Menteri Susi Siap Bertarung dengan Kapal Hai Fa
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Susi Pudjiastuti mengaku siap menghadapi dan 'bertarung' dengan pemilik perusahaan kapal MV Hai Fa, Chankid di pengadilan terkait laporan pemilik kapal tersebut atas pernyataan Susi yang mengatakan kapal Hai Fa melakukan pencurian ikan.

Dia mengatakan, kesiapannya tersebut menghadapi gugatan kapal Hai Fa lantaran pihaknya memiliki bukti bahwa kapal berukuran 4.306 grosston (GT) itu ilegal. Ini dibuktikan dengan tidak adanya ‎Surat Layak Operasi (SLO) yang harus dimiliki.

Kapal China berbendera Panama ini hanya memiliki Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dalam kegiatan operasinya.

"Ya (siap). Karena memang ilegal, saya berani mengatakan begitu karena orang bawa kapal, apalagi kapal sebesar itu, kapal kecil saja harus menghidupkan transponder. Kalau transponder tidak dihidupkan, itu diskresi negara. Itu kalau dalam security, bisa ditenggelamkan langsung," tuturnya di gedung KKP, Jakarta, Senin (13/4/2015).

Selain itu, sambung dia, beberapa bukti menunjukkan bahwa kapal Hai Fa melakukan pengangkutan barang yang tidak seharusnya, seperti Hiu Martil yang sedang dikonservasi, Tanduk Rusa, Kakak Tua, dan Kulit Buaya‎.

"Kita lagi kumpulkan bukti-bukti, kalau ada foto kita juga lagi kumpulkan. Yang jelas kapal sebesar itu masuk sebuah negara orang, kan sudah salah kalau tanpa appropriate paper work. Dan tidak nyalakan VMS," tegas dia.

Mantan Bos Susi Air ini menambahkan, dimilikinya SPB oleh perusahaan kapal Hai Fa tidak berarti kapal tersebut lantas bisa berlayar. Kapal-kapal tersebut harus memiliki SLO untuk bisa berlayar di perairan Tanah Air.

"‎‎Kalau tanpa SLO ya enggak bisa layar. SPB tidak berarti bisa layar. Dia (Hai Fa) kan kapal angkut ikan, bukan kapal angkut batu bara. Bukan alat angkut umum," tandas Susi.

(Baca: Dilaporkan ke Bareskrim, Susi Sebut Kapal China Hebat)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
Harga Eceran Tertinggi...
Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Berpotensi Naik, Begini Kata Mendag Budi
28 menit yang lalu
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
51 menit yang lalu
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
1 jam yang lalu
EPI Clean Energy Day...
EPI Clean Energy Day Catat Penghematan Emisi Lebih dari 710 Kg CO2e
1 jam yang lalu
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Edukasi Pasar Modal untuk Mahasiswa Universitas Budi Luhur
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved