Pertumbuhan Kredit Baru Kuartal I Melambat

Senin, 13 April 2015 - 19:06 WIB
Pertumbuhan Kredit Baru...
Pertumbuhan Kredit Baru Kuartal I Melambat
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan permintaan kredit baru pada kuartal I/2015 melambat dibanding kuartal sebelumnya. Indikasi tersebut tercermin dari nilai saldo bersih tertimbang (SBT) sebesar 13,7%, atau lebih rendah dari 84,0% pada kuartal sebelumnya.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Tirta Segara mengatakan, perlambatan ini disebabkan permintaan pembiayaan yang rendah pada awal tahun, dan kebijakan penyaluran kredit baru yang lebih selektif untuk menekan peningkatan risiko kredit bermasalah atau non performing loans (NPL).

Berdasarkan survei BI, potensi peningkatan risiko penyaluran kredit tersebut tercermin dari tingkat NPL yang cenderung meningkat pada Januari dan Februari 2015.

Menurutnya, berdasarkan jenis penggunaan, melambatnya pertumbuhan permintaan kredit baru terutama disebabkan oleh kontraksi pertumbuhan kredit konsumsi dan perlambatan pertumbuhan kredit modal kerja.

"Sementara itu, menurunnya pertumbuhan permintaan kredit konsumsi terjadi pada kredit multiguna dan kredit kendaraan bermotor (KKB)," ujar Tirta di Jakarta, Senin (13/4/2015).

Penurunan permintaan KKB tersebut, lanjut dia, sejalan dengan menurunnya penjualan mobil dan sepeda motor pada awal 2015. Rata-rata penjualan mobil dan sepeda motor pada kuartal I/2015 (Januari-Februari) masing-masing menurun sebesar 0,3% dan 11,1% (qtq) dibandingkan kuartal sebelumnya.

Berdasarkan sektor ekonomi, penurunan permintaan kredit baru terjadi pada enam sektor ekonomi, dengan penurunan terbesar terjadi pada sektor pertambangan dan penggalian, serta sektor jasa kemasyarakatan, sosial, budaya, hiburan dan perorangan lainnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Ungkap Perusahaan...
BI Ungkap Perusahaan Terus Tingkatkan Utangnya ke Bank
BI Prediksi Pertumbuhan...
BI Prediksi Pertumbuhan Kredit Sisa 2024 Tetap Berada di Kisaran 10-12 Persen
Penyaluran Kredit Bank...
Penyaluran Kredit Bank Naik di Agustus 2023, BI Ungkap Penyebabnya
Penurunan Bunga Kredit...
Penurunan Bunga Kredit Bank Lamban, BI Bersiap Lakukan Ini
BI Ungkap Banyak Rumah...
BI Ungkap Banyak Rumah Tangga Ogah Tambah Utang dari Bank
Permintaan Utang Bank...
Permintaan Utang Bank Masih Loyo, Bos BI Beberkan Alasannya
Berita Terkini
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
23 menit yang lalu
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
37 menit yang lalu
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
1 jam yang lalu
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
1 jam yang lalu
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
1 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved