Bangun PLTU, SDU Investasi Rp1,3 Triliun

Jum'at, 17 April 2015 - 08:51 WIB
Bangun PLTU, SDU Investasi...
Bangun PLTU, SDU Investasi Rp1,3 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Soma Daya Utama (SDU) selaku perusahaan swasta nasional yang bergerak dalam pengembangan dan pembangunan pembangkit listrik telah berinvestasi sebesar USD100 juta atau setara dengan Rp1,3 triliun untuk mendirikan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

”Kami membidik zona perdagangan bebas atau free trade zone (FTZ) di Pulau Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, sebagai area pengembangan bisnis,” kata Direktur Utama PT Soma Daya Utama Franky Yason pada acara Signing Ceremony dengan PT Eunindo Usaha Mandiri dan PT Bukit Alam Persada di Jakarta kemarin.

Saat ini, lanjutnya, sebagian besar industri yang beroperasi di FTZ Karimun masih mengandalkan pemakaian diesel generator sendiri untuk pembangkit listrik. Akibatnya,. biayanya sangat tinggi terutama untuk konsumsi bahan bakar minyak (HSD Fuel). PLTU yang akan dibangun di Pulau Karimun, menurut Franky, memiliki kapasitas 2x25 MW nett berbahan bakar batu bara dan memberikan pasokan tenaga listrik yang berkelanjutan, aandal serta efisien.

”Dengan investasi sebesar USD100 juta untuk mendirikan PLTU, dapat mengganti seluruh penggunaan pembangkit listrik dengan Diesel Generator berbahan bakar minyak,” paparnya. Franky mengatakan, perseroan telah selesai melaksanakan kajian-kajian yang terdiri dari pra-studi kelayakan, studi kelayakan pembangkit sampai dengan studi lingkungan serta finalisasi pembebasan lahan di lokasi pembangkit.

”Perseroan telah mendapatkan izin tentang penetapan wilayah usaha penyediaan tenaga listrik sesuai dengan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No: 943 K/20/DJL.3/2014 tanggal 20 Oktober 2014 untuk beroperasi di dalam Zona I Area FTZ Karimun,” ujarnya.

PLTU ini, kata Frangky, akan beroperasi pada 2018 dengan sumber energi berasal dari batu bara di wilayah Sumatera. ”Ketersediaan bahan baku yang berkualitas dan ramah lingkungan harus dilakukan bagi proyek PLTU. Dampaknya, biaya produksi di sektor industri menjadi lebih murah,” tandasnya.

Oktiani endarwati
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
51 menit yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
2 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
2 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
3 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
3 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
3 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved