Petani Masih Enggan Jual Gabah ke Bulog

Selasa, 21 April 2015 - 06:15 WIB
Petani Masih Enggan...
Petani Masih Enggan Jual Gabah ke Bulog
A A A
DENPASAR - Pemerintah telah menaikkan harga beras dan gabah. Berdasarkan Inpres Nomor 5/2015 terkait Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah dan beras di Bulog naik sekitar 10-15% dari Inpres sebelumnya Nomor 3/2012.

Namun, penyerapan beras dan gabah di Badan Urusan Logistik (Bulog) Bali belum mengalami kenaikan. Animo masyarakat Bali untuk menjual gabah atau beras ke Bulog masih sangat minim.

Kepala Bulog Divisi Regional Bali, I Wayan Budita mengatakan, bahwa triwulan I/2015 penyerapan beras bulog dari petani baru mencapai 100 ton.

“Penyerapan awal tahun 2015 ini baru mencapai 100 ton. Kita tahu bahwa harga gabah atau di Bali ini lebih tinggi dibandingkan dengan daerah lain. Para petani pastinya memilih menjual kepada tengkulak dibandingkan dengan kami, meskipun selisih harganya sedikit,” ujarnya, di Denpasar, Senin (20/04/2015).

Dia menjelaskan, saat ini HPP gabah kering gilling (GKG) dengan kadar air 14% sebesar Rp4.600 per kilogram. Sementara harga gabah di tengkulak sekitar Rp4.800 per kilogram.

“Kalau harga beras yang diberikan oleh pemerintah sekitar Rp7.260 per kilogram, sebelum ada inpres tahun 2015 harganya hanya Rp6.600 per kg. Kalau harga beras yang dibeli oleh tengkulak agak naik sedikit,” ungkapnya.

Meskipun penyerapan beras baru 100 ton, namun pihaknya masih optimistis Bulog Bali bisa menyerap beras dari petani sesuai yang ditargetkan pemerintah sekitar 5.000 ton.

Dia menambahkan, untuk penyerapan beras Bulog Bali, saat ini pihaknya bekerja sama dengan mitra-mitra Bulog. Selain itu, juga ada satgas Bulog dan Unit Pengolahan Gabah Beras (UPGB).

“Untuk mencapai target menyerapan beras kami semaksimal mungkin memanfaatkan mitra-mitra kami yang ada di seluruh wilayah Bali,” pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Peningkatan Produksi...
Peningkatan Produksi Beras Disebut Hanya 0,55% dalam 22 Tahun, Gak Bahaya Ta?
Harga Beras Naik Gila-gilaan,...
Harga Beras Naik Gila-gilaan, Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton
Anomali Harga Beras...
Anomali Harga Beras Bikin Boncos Rp99 T, Pemerintah Ultimatum Pelaku Usaha 2 Minggu
Beras Premium Langka...
Beras Premium Langka dan Mahal, Begini Penjelasan BI Jakarta
Awas, Harga Beras Dapat...
Awas, Harga Beras Dapat Mencapai 30 Ribu per Kilo, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
7 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
7 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved