OJK Diminta Perketat Kriteria Calon Direksi BEI

Kamis, 23 April 2015 - 19:53 WIB
OJK Diminta Perketat...
OJK Diminta Perketat Kriteria Calon Direksi BEI
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diminta memperketat kriteria dan persyaratan calon direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Sosok pimpinan BEI harus matang dan memiliki pengalaman di bidang pasar modal yang mumpuni.

Direktur Eksekutif Asosiasi Emiten Indonesia, Isaka Yoga mengatakan, OJK harus mampu meyakinkan seluruh stakeholder bahwa direksi BEI mendatang, merupakan orang-orang yang pernah mengenyam pengalaman di segala lini pasar modal Indonesia.

"Harus hati-hati memilih pimpinan BEI. Jangan sampai membeli kucing dalam karung. OJK sudah sepantasnya mempertajam dan memperketat kriteria dan persyaratannya. Rasanya fit and proper test saja tidak cukup," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (23/4/2015).

Menurut Isaka, persyaratan yang diajukan OJK untuk menjadi direksi BEI kali ini masih sangat normatif. Bahkan, masih ada calon-calon direksi BEI yang dinilainya tidak memenuhi kriteria.

"Biasa-biasa saja (persyaratan). Tidak ada yang baru, itu semua persyaratan normatif dan formal seperti yang lama dulu. Tidak ada terobosan," imbuhnya.

OJK, lanjut Isaka, harus lebih jeli dan tajam dalam melihat tantangan berat yang akan dihadapi pasar modal Indonesia ke depan. Terlebih, pasar modal Indonesia saat ini masih membutuhkan tambahan jumlah investor dan emiten.

"Saya pikir, masuk akal jika OJK memberikan perhatian khusus terhadap hal tersebut. Karena memang pertumbuhan jumlah emiten di pasar modal Indonesia masih kalah jika dibandingkan dengan negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia. Juga untuk jumlah investor di pasar modal," paparnya.

Hal senada disampaikan, Head of Research PT NH Koorindo Securities Indonesia Reza Priyambada. Dia mengatakan, OJK sudah selayaknya mempertajam kriteria dan persyaratan calon direksi BEI. Direksi BEI ke depan harus diisi orang-orang yang mampu mendekatkan pasar modal kepada masyarakat luas.

‎"Direksi BEI ke depan harus mampu mengenalkan dan menyosialisasikan pasar modal lebih dekat ke masyarakat. Sehingga bila penetrasi pasar dalam negeri sudah besar, tentunya ketergantungan terhadap investor asing bisa dikurangi," tandas Reza
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Minta Restu OJK, BEI...
Minta Restu OJK, BEI Siap Gelar Papan New Economy 5 Desember 2022
Seluruh Emiten Ditargetkan...
Seluruh Emiten Ditargetkan Penuhi Ketentuan Free Float 15% di 2029
Iman Rachman Dikabarkan...
Iman Rachman Dikabarkan Jadi Dirut, Intip Susunan Direksi BEI 2022-2026
Ketua OJK Ngaku Tahu...
Ketua OJK Ngaku Tahu Kabar Mundurnya Dirut BEI Iman Rachman dari Youtube
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Resmi! Batas Modal Disetor...
Resmi! Batas Modal Disetor untuk Bursa Efek Naik Tinggi
Berita Terkini
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
28 menit yang lalu
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
52 menit yang lalu
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Jual B50 Mulai Oktober 2026
1 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Meredup,...
Kilau Emas Antam Meredup, Hari Ini Turun Lagi Rp20.000 per Gram
1 jam yang lalu
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
2 jam yang lalu
Dibuka Menguat 0,33%,...
Dibuka Menguat 0,33%, IHSG Berbalik Melemah di Menit Pertama
2 jam yang lalu
Infografis
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, Calon Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved