Distribusi Lobster dan Rajungan di Pelabuhan Merak Diperketat

Jum'at, 24 April 2015 - 10:53 WIB
Distribusi Lobster dan...
Distribusi Lobster dan Rajungan di Pelabuhan Merak Diperketat
A A A
CILEGON - Pengawasan distribusi hasil laut jenis lobster, kepiting, dan rajungan melalui Pelabuhan Merak dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa diperketat.

Hal ini menyusul adanya surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Nomor 01/KEPMEN-KP/2015 serta Surat Edaran Menteri KP Nomor 18/MEN-KP/I/2015 tentang Penangkapan Lobster, Kepiting dan Rajungan.

"Kami ingin semua pihak bekerja sama dalam meningkatkan pengawasan pengiriman hasil laut dari Sumatera ke Jawa. Produk yang dikirim itu harus memenuhi standar ukuran tangkap yang dapat diperjualbelikan," kata Kepala Badan Karantina Perikanan Pusat Narmoko Prasmaji, Jumat (24/4/2015).

Dalam surat edaran menteri tersebut, standar ukuran tangkap untuk masing-masing jenis hasil perikanan telah ditentukan. Standar ini, bakal ditetapkan lebih tinggi setiap tahun.

"Tahun ini ukuran berat lobster yang diperbolehkan ditangkap harus lebih dari 200 gram. Untuk 2016 dan seterusnya akan meningkat," ujarnya.

Namun, lanjut Narmoko yang diperbolehkan untuk ditangkap harus lebih dari 300 gram per ekor. Kecuali untuk kepentingan pengembangan dan pendidikan saja.

Sementara, Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Merak, AKP Nana Supriatna mengatakan selama ini pihaknya sudah melakukan giat rutin dalam rangka pengawasan. Apabila ada temuan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Balai Karantina Perikanan.

"Sebelumnya sudah ada koordinasi mengenai keputusan meneteri ini. Dan sudah dilaksanakan serng melakukan operasi bersama. Hingga saat ini belum ada temuan," tandas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
Menteri Edhy Bertekad...
Menteri Edhy Bertekad Hidupkan Bitung Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Perikanan
Menteri Edhy: Pantai...
Menteri Edhy: Pantai Selatan Jawa Berpotensi Jadi Sentra Budidaya Udang
Berita Terkini
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
15 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
19 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
20 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved