Turki Siap Garap Delapan Wilayah Energi Baru di Sumatera
Minggu, 26 April 2015 - 21:05 WIB
Turki Siap Garap Delapan Wilayah Energi Baru di Sumatera
A
A
A
JAKARTA - Dirjen Energi Baru Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Rida Mulyana mengungkapkan perusahaan asal Turki, Hitay Energy Holding siap menggarap delapan wilayah kerja energi baru di Pulau Sumatera.
Menurutnya, pemerintah mendukung upaya ini untuk mendorong kemajuan energi baru dan terbarukan agar segera menemui titik terang. "Nilainya investasinya belum tahu, nanti Desember. Ada investor untuk geothermal (panas bumi) dari Turki," ujarnya di Jakarta, Minggu (26/4/2015).
Rida juga belum bersedia mengungkapkan berapa total investasi yang bakal digelontorkan perusahaan Turki tersebut. Dia menyebut bahwa Hitay Energy Holding masih dalam tahap survei.
"Nilainya belum, masih survei. Setelah itu ketahuan potensinya, ada di Sumatera delapan wilayah. Mana sajanya saya tidak hafal," jelas Rida.
Menurutnya, banyak negara asing yang berminat melakukan studi mengenai pengelolaan energi baru dan terbarukan di Tanah Air, salah satunya adalah Meksiko.
"Meksiko yang intensif menanyakan soal energi baru dan terbarukan dalam negeri. Ternyata Meksiko hanya ingin belajar di sini," pungkasnya.
Menurutnya, pemerintah mendukung upaya ini untuk mendorong kemajuan energi baru dan terbarukan agar segera menemui titik terang. "Nilainya investasinya belum tahu, nanti Desember. Ada investor untuk geothermal (panas bumi) dari Turki," ujarnya di Jakarta, Minggu (26/4/2015).
Rida juga belum bersedia mengungkapkan berapa total investasi yang bakal digelontorkan perusahaan Turki tersebut. Dia menyebut bahwa Hitay Energy Holding masih dalam tahap survei.
"Nilainya belum, masih survei. Setelah itu ketahuan potensinya, ada di Sumatera delapan wilayah. Mana sajanya saya tidak hafal," jelas Rida.
Menurutnya, banyak negara asing yang berminat melakukan studi mengenai pengelolaan energi baru dan terbarukan di Tanah Air, salah satunya adalah Meksiko.
"Meksiko yang intensif menanyakan soal energi baru dan terbarukan dalam negeri. Ternyata Meksiko hanya ingin belajar di sini," pungkasnya.
(dmd)
Lihat Juga :