Antisipasi Krisis Energi, Kementerian ESDM Bentuk Tim Khusus

Kamis, 21 Oktober 2021 - 18:09 WIB
loading...
Antisipasi Krisis Energi,...
Kementerian ESDM membantuk tim khusus untuk memantau dan mengawal pasokan energi untuk mengantisipasi krisis energi. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Mengantisipasi krisis energi seperti yang terjadi di sejumlah negara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) membentuk tim khusus untuk memantau dan mengawal pasokan energi.

"Jangan sampai terjadi krisis energi di Indonesia. Pasokan listrik kita lebih dari cukup saat ini dan hingga akhir tahun tidak ada kenaikan tarif listrik," ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana dalam konferensi pers, Kamis (21/10/2021).

Baca Juga: Jaga-jaga Hadapi Kemungkinan Krisis Energi, Ini Pesan Luhut

Rida menerangkan, tantangan energi saat ini antara lain dalam rantai pasok (supply chain). Khususnya adalah pasokan batu bara, yang produksi maupun distribusinya bisa terganggu oleh cuaca ekstrem.

Menurutnya, Kementerian ESDM telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan guna memastikan keberadaan tongkang yang mendistribusikan batu bara dari tambang menuju pembangkit. Hal ini juga dilakukan untuk mencegah kapal tongkang mengirimkan batu bara ke luar negeri akibat tingginya harga komoditas saat ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
BLU Bisa Impor Minyak...
BLU Bisa Impor Minyak saat Pasokan Global Seret, Lemigas Salah Satunya
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD100 per Barel Bertahun-tahun
China Revisi Jumlah...
China Revisi Jumlah Korban Tewas Tragedi Tambang Batu Bara, dari 90 Jadi 82 Orang
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Utusan Putin: Tsunami...
Utusan Putin: Tsunami Krisis Energi Segera Hantam Eropa!
Rekomendasi
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Pemerintah Bentuk Tim...
Pemerintah Bentuk Tim Bahas Revisi UU ITE dan Muatan Pasal Karet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved