Rupiah Berpeluang Menguat Terbatas
Senin, 27 April 2015 - 08:31 WIB
Rupiah Berpeluang Menguat Terbatas
A
A
A
JAKARTA - Rupiah pada hari ini berpeluang menguat terbatas jika pelaku pasar masih melakukan aksi jual rupiah.
"Laju rupiah di akhir pekan berakhir melemah. Berlanjutnya penguatan sejumlah mata uang Asia belum dapat memberikan sentimen positif pada laju rupiah," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Senin (27/4/2015).
Sebelumnya dia menyampaikan, meski melihat penguatan belum cukup kuat mengkonfirmasi penguatan lanjutan, namun Reza berharap akan adanya penguatan lanjutan dari rupiah. Sedangkan kelihatannya laju rupiah belum dapat memenuhi harapan kami hingga kembali melemah.
"Yang menarik adalah pada saat bersamaan, nilai dolar Amerika Serikat (USD) kembali turun dengan dirilisnya data-data ketenegakerjaan yang kurang baik, namun penurunan USD lebih rendah dibandingkan lainnya. Sehingga terhadap rupiah masih terlihat lebih kuat," jelas Reza.
Kendati demikian, tetap perlu mencermati dan antisipasi terhadap sentimen-sentimen yang membuat pelemahan masih berlanjut. Reza memprediksi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia akan berada pada rentang Rp12.953-Rp12.935/USD.
Sementara, posisi rupiah akhir pekan lalu berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.941/USD. Posisi ini mendatar dengan penutupan hari sebelumnya di level Rp12.939/USD.
"Laju rupiah di akhir pekan berakhir melemah. Berlanjutnya penguatan sejumlah mata uang Asia belum dapat memberikan sentimen positif pada laju rupiah," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Senin (27/4/2015).
Sebelumnya dia menyampaikan, meski melihat penguatan belum cukup kuat mengkonfirmasi penguatan lanjutan, namun Reza berharap akan adanya penguatan lanjutan dari rupiah. Sedangkan kelihatannya laju rupiah belum dapat memenuhi harapan kami hingga kembali melemah.
"Yang menarik adalah pada saat bersamaan, nilai dolar Amerika Serikat (USD) kembali turun dengan dirilisnya data-data ketenegakerjaan yang kurang baik, namun penurunan USD lebih rendah dibandingkan lainnya. Sehingga terhadap rupiah masih terlihat lebih kuat," jelas Reza.
Kendati demikian, tetap perlu mencermati dan antisipasi terhadap sentimen-sentimen yang membuat pelemahan masih berlanjut. Reza memprediksi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia akan berada pada rentang Rp12.953-Rp12.935/USD.
Sementara, posisi rupiah akhir pekan lalu berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.941/USD. Posisi ini mendatar dengan penutupan hari sebelumnya di level Rp12.939/USD.
(izz)
Lihat Juga :