Terkoreksi 1%, IHSG Sesi I Ditutup Tinggalkan 5.200
Selasa, 28 April 2015 - 12:17 WIB
Terkoreksi 1%, IHSG Sesi I Ditutup Tinggalkan 5.200
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini berakhir bertahan di zona merah dan merosot dari level 5.200. IHSG terkoreksi 52,69 poin atau 1% ke level 5.192,75.
IHSG pagi tadi dibuka meneruskan koreksi akibat tertekan sentimen global. IHSG melemah 32,64 poin atau 0,62% ke level 5.212,81.
Sementara IHSG kemarin berakhir menurun terdalam di bursa Asia hari ini karena ditekan aksi jual. IHSG jatuh 189,91 poin atau 3,49% ke level 5.245,45. Pelemahan tersebut di tengah variatifnya bursa Asia. Siang ini, bursa Asia mayoritas melemah.
Indeks Shanghai susut 14,64 poin atau 0,32% ke 4.512,76; indeks Straits Times melemah 18,53 poin 0,53% ke 3.497,32; indeks Hang Seng turun 26,28 poin atau 0,09% ke 28.407,31; sedangkan indeks Nikkei 225 menguat 113,48 poin atau 0,57% ke 20.096,80.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,60 triliun dengan 3,14 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp934,98 triliun, dengan aksi jual asing mencapai Rp2,00 triliun, sedangkan aksi beli Rp1,07 triliun. Tercatat 90 saham menguat, 189 saham melemah dan 74 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini hampir semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah infrastruktur yang anjlok 6,63%, diikuti properti yang melemah 1,23%. Sementara yang menguat hanya sektor perkebunan naik 0,18%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp100 menjadi Rp6.600, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp200 menjadi Rp24.650 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.125 menjadi Rp53.125.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp250 menjadi Rp6.750, PT First Media Tbk (KBLV) turun Rp135 menjadi Rp1.970 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp105 menjadi Rp4.310.
(Baca: IHSG Kembali Melemah Tertekan Sentimen Global)
IHSG pagi tadi dibuka meneruskan koreksi akibat tertekan sentimen global. IHSG melemah 32,64 poin atau 0,62% ke level 5.212,81.
Sementara IHSG kemarin berakhir menurun terdalam di bursa Asia hari ini karena ditekan aksi jual. IHSG jatuh 189,91 poin atau 3,49% ke level 5.245,45. Pelemahan tersebut di tengah variatifnya bursa Asia. Siang ini, bursa Asia mayoritas melemah.
Indeks Shanghai susut 14,64 poin atau 0,32% ke 4.512,76; indeks Straits Times melemah 18,53 poin 0,53% ke 3.497,32; indeks Hang Seng turun 26,28 poin atau 0,09% ke 28.407,31; sedangkan indeks Nikkei 225 menguat 113,48 poin atau 0,57% ke 20.096,80.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,60 triliun dengan 3,14 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp934,98 triliun, dengan aksi jual asing mencapai Rp2,00 triliun, sedangkan aksi beli Rp1,07 triliun. Tercatat 90 saham menguat, 189 saham melemah dan 74 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini hampir semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah infrastruktur yang anjlok 6,63%, diikuti properti yang melemah 1,23%. Sementara yang menguat hanya sektor perkebunan naik 0,18%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp100 menjadi Rp6.600, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp200 menjadi Rp24.650 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.125 menjadi Rp53.125.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp250 menjadi Rp6.750, PT First Media Tbk (KBLV) turun Rp135 menjadi Rp1.970 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp105 menjadi Rp4.310.
(Baca: IHSG Kembali Melemah Tertekan Sentimen Global)
(rna)
Lihat Juga :