Tunggu Hasil Rapat FOMC, Rupiah Ditutup Kian Bersinar
Rabu, 29 April 2015 - 16:55 WIB
Tunggu Hasil Rapat FOMC, Rupiah Ditutup Kian Bersinar
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup kian bersinar di tengah anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Data Sindonews bersumber dari Limas hari ini menunjukkan rupiah pada level Rp12.900/USD, terapresiasi 104 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.004/USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.920/USD, dengan kisaran harian Rp12.895-Rp12.990/USD. Posisi tersebut menguat 50 poin dibanding hari sebelumnya Rp13.970/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp12.937/USD. Posisi tersebut membaik 58 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp12.995/USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.950/USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.935/USD dan terlemah di level Rp12.980/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.964/USD. Posisi ini membaik 14 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp12.978/USD. (Baca: Rupiah Bertahan di Zona Hijau Siang Ini)
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, menguatnya rupiah hari ini terimbas pelemahan USD seiring dengan menurunnya kepercayaan konsumen Amerika Serikat (AS) dibanding periode sebelumnya.
"Selain itu, sinyalemen negatif pelaku pasar modal terhadap GDP AS yang diperkirakan melambat menimbulkan spekulasi hasil rapat FOMC diprediksi kembali dovish, sehingga menahan pergerakn USD di dalam negeri," ujarnya, Rabu (29/4/2015).
Sementara IHSG sore ini berakhir makin memerah karena ditekan aksi jual asing. IHSG anjlok 136,56 poin atau 2,61% ke level 5.105,56. (Baca: Aksi Jual Asing Bikin IHSG Berakhir Turun Tajam)
Data Sindonews bersumber dari Limas hari ini menunjukkan rupiah pada level Rp12.900/USD, terapresiasi 104 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.004/USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.920/USD, dengan kisaran harian Rp12.895-Rp12.990/USD. Posisi tersebut menguat 50 poin dibanding hari sebelumnya Rp13.970/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp12.937/USD. Posisi tersebut membaik 58 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp12.995/USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.950/USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.935/USD dan terlemah di level Rp12.980/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.964/USD. Posisi ini membaik 14 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp12.978/USD. (Baca: Rupiah Bertahan di Zona Hijau Siang Ini)
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, menguatnya rupiah hari ini terimbas pelemahan USD seiring dengan menurunnya kepercayaan konsumen Amerika Serikat (AS) dibanding periode sebelumnya.
"Selain itu, sinyalemen negatif pelaku pasar modal terhadap GDP AS yang diperkirakan melambat menimbulkan spekulasi hasil rapat FOMC diprediksi kembali dovish, sehingga menahan pergerakn USD di dalam negeri," ujarnya, Rabu (29/4/2015).
Sementara IHSG sore ini berakhir makin memerah karena ditekan aksi jual asing. IHSG anjlok 136,56 poin atau 2,61% ke level 5.105,56. (Baca: Aksi Jual Asing Bikin IHSG Berakhir Turun Tajam)
(rna)