BI Yakin Investor Tak Akan Lari dari Indonesia

Rabu, 29 April 2015 - 20:25 WIB
BI Yakin Investor Tak...
BI Yakin Investor Tak Akan Lari dari Indonesia
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, melihat kondisi ekonomi Indonesia saat ini yang agak terpengaruh terhadap ekonomi China, investor tidak akan lari dari dalam negeri dan mencari lahan baru asalkan inflasi terjaga.

"Secara umum kalau inflasi terjaga dan transaksi berjalan sehat, kami optimis indonesia tetap menjadi negara yang diminati untuk investasi portofolio." katanya di Jakarta, Rabu (29/4/2015).

BI, lanjut dia, juga tidak khawatir terhadap investor asing yang bereaksi berlebihan, karena masalah dalam negeri seperti eksekusi terpidana mati Bali Nine.

"Saya enggak khawatir. Malah sekarang secara umum banyak yang masih mengharapkan surat berharga Indonesia. Kalau di pasar modal ada koreksi, itu sesuatu yang wajar dan itu reaksi atas perusahaan yang tumbuh berkembang dalam beberapa tahun (tapi) sekarang ada koreksi. Kami bisa pahami," jelas Agus.

Menurutnya, kondisi stock market Indonesia saat ini dalam kondisi stabil. Hal ini karena secara umum kondisi ekonomi Indonesia tidak buruk, malah jika dilihat dari sisi fundamental masih cukup baik.

Agus mengatakan, pihaknya akan melihat neraca perdagangan Indonesia yang positif terjadi surplus dan transaksi berjalan yang sudah bisa menjadi lebih sehat di 2,8% dari GDP di 2014.

"Bahwa di kuartal I ini, kinerja perusahaan publik memang agak menurun, kita kan mengikuti bahwa itu dalam banyak hal karena menurunnya harga komoditi, dan melemahnya ekonomi dunia, khususnya China. Tapi secara umum kami optimis ekonomi Indonesia membaik dan kita masih akan mencapai pertumbuhan ekonomi di kisaran 5%," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Ekonomi RI 2024 Ditargetkan...
Ekonomi RI 2024 Ditargetkan Tumbuh 5,7%, Butuh Investasi Rp1.650 Triliun
Investasi Kunci Bangkitnya...
Investasi Kunci Bangkitnya Ekonomi RI di 2021
Berat! RI Butuh Investasi...
Berat! RI Butuh Investasi Rp5.912 Triliun Agar Ekonomi Tumbuh 5,5%
Ekonomi Tumbuh, Wapres...
Ekonomi Tumbuh, Wapres Ingatkan Investasi Harus Bisa Tampung Tenaga Kerja
Investasi dan Ekspor...
Investasi dan Ekspor Kunci Ekonomi RI, Jokowi Minta Ini ke Bupati
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
8 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved