Proyek Tol Lintas Sumatera Dikebut

Sabtu, 02 Mei 2015 - 09:42 WIB
Proyek Tol Lintas Sumatera...
Proyek Tol Lintas Sumatera Dikebut
A A A
LAMPUNG - Pemerintah meminta pengerjaan jalan tol Trans-Sumatera segera dimulai. Dengan begitu, tol sepanjang 2.048 km dari Bakauheni, Lampung, hingga Banda Aceh itu segera rampung dan mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera secara keseluruhan.

Upaya percepatan pembangunan itu ditandai dengan pencanangan pembangunan (groundbreaking ) dua ruas tol bagian dari Trans-Sumatera oleh Presiden Joko Widodo pekan lalu. Dua ruas tol tersebut Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 139 km dan ruas Palembang- Simpang Indralaya 22 km.

”Saya minta tiga tahun bisa selesai jalan tol ini sehingga dari Lampung ke Palembang bisa terhubung dengan jalan tol yang pada akhirnya akan menurunkan biaya logistik kita,” kata Presiden di acara peresmian pencanangan pembangunan kedua tol tersebut di Desa Sabau, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, beberapa waktu lalu.

Peresmian dua ruas tol tersebut bersamaan dengan dimulainya pengembangan pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni yang merupakan bagian masterplan Kawasan Merak-Bakauheni-Bandar Lampung-Palembang-Tanjung Api-api (MBBPT). Kawasan tersebut sedianya juga akan dikembangkan sebagai pengganti Jembatan Selat Sunda (JSS).

”Kita akan libatkan semua BUMN melalui perbaikan dermaga, membangun jalan tol, untuk mengembangkan daerah Sumatera ini,” seru Presiden. Pada acara yang sama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan, tol Trans-Sumatera sepanjang 2.048 km dari Bakauheni hingga Banda Aceh memiliki jalur penghubung sepanjang 792 km.

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 100/2014 tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol di Sumatera, PT Hutama Karya ditugaskan membangun empat ruas tol terdiri atas ruas Medan-Binjai (16,8 km); Palembang- Simpang Indralaya (22 km); Bakauheni-Terbanggi Besar (139 km); serta Pekan Baru-Dumai (135 km).

Total investasi yang dibutuhkan untuk empat ruas tol tersebut sekitar Rp40 triliun. ”Kita akan bekerja memaksimalkan semua tenaga. Apa yang ditargetkan Presiden sebisa mungkin akan kita capai,” jamin Basuki.

Dengan pencanangan pembangunan dua ruas tol ini berarti empat ruas tol yang pengerjaannya ditugaskan pada Hutama Karya tiga telah dimulai pembangunannya. Ruas Medan-Binjai telah dimulai pada Januari lalu.

Artinya, masih tersisa satu ruas lagi yang belum dimulai pembangunannya yakni ruas Pekan Baru-Dumai. Jalan tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar terdiri atas tiga seksi utama, Seksi I Bakauheni-Babatan (38 km); Seksi II Babatan-Tegineneng (59 km); serta Seksi III Tegineneng- Terbanggi Besar (42 km). Ruas Palembang-Simpang Indralaya juga terdiri atas tiga seksi, Palembang- Pemulutan (7,10 km); Pemulutan KTM (4,9 km); serta KTMSimpang Indralaya (9,93 km).

Direktur Utama Hutama Karya I Gusti Ngurah Putra mengatakan, saat ini proses pembebasan lahan dua ruas tol yang dikerjakan tersebut masih menunggu penyelesaian dari pemerintah.

Ichsan amin
(ftr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
43 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved