BI Terbitkan Buku Sejarah Edisi Ketujuh

Minggu, 03 Mei 2015 - 23:17 WIB
BI Terbitkan Buku Sejarah...
BI Terbitkan Buku Sejarah Edisi Ketujuh
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) kembali menerbitkan seri Buku Sejarah edisi ketujuh untuk periode 2004-2011. Buku tersebut memuat pengalaman BI dalam menghadapi keadaan ekonomi yang penuh dengan kompleksitas tantangan, baik dari sisi domestik maupun global.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menuturkan, adanya krisis ekonomi global yang dimulai dari krisis subprime mortgage pada 2007 di Amerika Serikat berpengaruh ke banyak negara industri maupun emerging termasuk Indonesia, meskipun dampaknya berbeda.

"Krisis keuangan global memberikan pelajaran berharga, antara lain pertama, kebijakan moneter tidak cukup mencapai stabilitas makroekonomi, mengingat instabilitas makro semakin banyak bersumber dari sektor keuangan, dan kedua, integrasi perekonomian global yang semakin erat menyebabkan permasalahan satu negara dengan cepat dapat berdampak kepada negara lainnya," jelas dia dalam rilisnya, Minggu (3/5/2015).

Meskipun di tengah turbulensi perekonomian global, Indonesia berhasil melaluinya dengan baik. Buku Sejarah Bank Indonesia Periode VII merupakan salah satu bentuk kontribusi BI terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.

"Sebagai buku yang mendokumentasikan peristiwa dan respon kebijakan, buku ini menuangkan pemikiran pemimpin BI dalam pengambilan kebijakan, yang dapat menjadi bahan pembelajaran dan memperluas masukan guna pengambilan kebijakan di masa yang akan datang," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, lanjut Perry, diselenggarakan pula Seminar Nasional dengan tema "Memperkokoh Stabilitas, Mempercepat Reformasi Struktural Untuk Memperkuat Fundamental Ekonomi" di KPw BI Propinsi Jawa Tengah.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
41 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved