Meski Melemah, Rupiah Ditutup di Bawah Rp13.000/USD
Senin, 04 Mei 2015 - 16:46 WIB
Meski Melemah, Rupiah Ditutup di Bawah Rp13.000/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup melemah, tapi berada di bawah Rp13.000/USD di tengah berakhirnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di zona hijau.
Data Sindonews bersumber dari Limas hari ini menunjukkan rupiah pada level Rp12.995/USD, terdepresiasi 45 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp12.950/USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.987/USD, dengan kisaran harian Rp12.974-Rp13.035/USD. Posisi tersebut melemah 32 poin dibanding hari sebelumnya Rp12.955/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp12.986/USD. Posisi tersebut terkoreksi 38 poin dibanding akhir pekan lalu di Rp12.948/USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.985/USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.941/USD dan terlemah di level Rp13.030/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.021/USD. Posisi ini memburuk 84 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp12.937/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, melemahnya rupiah hari ini karena imbas dari inflasi April yang lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya.
"Selain itu, sinyalemen negatif terhadap tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I yang diperkirakan melemah dibanding kuartal IV/2014 menambah beban pergerakan rupiah di awal pekan," kata dia, Senin (4/5/2015).
Sementara IHSG hari ini berakhir di zona hijau didukung positifnya delapan sektor saham. IHSG bertambah 54,71 poin atau 1,08% ke level 5.141,12.
(Baca: Koreksi Rupiah Siang Ini Berkurang)
Data Sindonews bersumber dari Limas hari ini menunjukkan rupiah pada level Rp12.995/USD, terdepresiasi 45 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp12.950/USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.987/USD, dengan kisaran harian Rp12.974-Rp13.035/USD. Posisi tersebut melemah 32 poin dibanding hari sebelumnya Rp12.955/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp12.986/USD. Posisi tersebut terkoreksi 38 poin dibanding akhir pekan lalu di Rp12.948/USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.985/USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.941/USD dan terlemah di level Rp13.030/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.021/USD. Posisi ini memburuk 84 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp12.937/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, melemahnya rupiah hari ini karena imbas dari inflasi April yang lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya.
"Selain itu, sinyalemen negatif terhadap tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I yang diperkirakan melemah dibanding kuartal IV/2014 menambah beban pergerakan rupiah di awal pekan," kata dia, Senin (4/5/2015).
Sementara IHSG hari ini berakhir di zona hijau didukung positifnya delapan sektor saham. IHSG bertambah 54,71 poin atau 1,08% ke level 5.141,12.
(Baca: Koreksi Rupiah Siang Ini Berkurang)
(rna)