Rupiah Dibuka Masih dalam Tekanan

Selasa, 05 Mei 2015 - 10:18 WIB
Rupiah Dibuka Masih...
Rupiah Dibuka Masih dalam Tekanan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka masih dalam tekanan di tengah menguatnya USD.

Data Sindonews bersumber dari Limas hari ini menunjukkan rupiah pada level Rp13.009/USD, terdepresiasi 14 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp12.995/USD.

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp12.998/USD. Posisi tersebut terkoreksi 12 poin dibanding kemarin di Rp12.986/USD.

Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.997/USD. Posisi tersebut melemah 10 poin dibanding hari sebelumnya Rp12.987/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.993/USD. Posisi ini membaik 28 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp13.021/USD.

Sementara USD sedikit menguat terhadap sejumlah mata uang utama pada Selasa pagi terhadap euro dan pounsterling pada perdagangan tipis karena ditutup untuk liburan.

Dikutip dari Reuters, euro terakhir diperdagangkan di USD1,1146, terus menurun dari rekor dua bulan yang dicetak pada Jumat lalu di USD1,1290.

Poundsterling berada dalam tekanan karena menjelang pemilihan umum di Inggris. Nilai tukar pounsterling terhadap USD berada di 1,5116, tidak jauh dari posisi terendah selama sepekan di 1,5091. Posisi itu telah jatuh lebih dari 2% dalam beberapa sesi terakhir. Dengan melemahnya euro dan pounsterling, indeks USD naik tipis ke level 95,637.

Menguatnya USD di tengah perlambatan tajam dalam ekonomi AS selama kuartal I, sehingga pasar mempertanyakan apakah Federal Reserve akan menaikkan suku bunga tahun ini.

Sementara Fed sedang mempertimbangkan pengetatan, bank sentral Australia cenderung menurunkan suku bunga. Dolar Australia tetap stabil di 0,7850/USD karena telah jatuh 80 sen dari hari sebelumnya.

Adapun pelemahan rupiah di tengah menguatnya IHSG yang berhasil meneruskan lajunya di zona hijau menjelang rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I tahun ini. IHSG menguat 12,3 poin atau 0,24% ke level 5.153,42.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
49 menit yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
1 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
1 jam yang lalu
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
2 jam yang lalu
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
3 jam yang lalu
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved