Mandiri: Target Pertumbuhan Ekonomi Jangan Ketinggian

Kamis, 07 Mei 2015 - 12:42 WIB
Mandiri: Target Pertumbuhan...
Mandiri: Target Pertumbuhan Ekonomi Jangan Ketinggian
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa pemerintah dalam memasang target pertumbuhan ekonomi jangan terlalu tinggi dan harus sesuai dengan kondisi.

Menurutnya, target yang akan ditetapkan pemerintah akan memengaruhi tingkat kepercayaan publik.

"Kalau pasang target terlalu tinggi akan pengaruhi kepercayaan publik. Kalau tidak tercapai publik akan kecewa," ujarnya di sela acara IIF Asia Summit di Jakarta, Kamis (7/5/2015).

Kendati demikian, mengenai target pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 5,7%, menurut dia, masih masuk akal untuk dicapai.

"Saya lihatnya pertumbuhan 5% ke atas masih reasonable, masih lebih baik dari 2008. Perlambatan pasti terjadi, pada 2008 dari 6% turun ke 4,5%, 2010 balik lagi di atas 6%," jelas Budi.

Dia menyampaikan, dengan pertumbuhan ekonomi yang melambat memang harus hati-hati tetapi tetap optimistis dengan tidak terlalu berlebihan dalam menetapkan target.

"Hati-hati tapi optimis, memang lambat, jangan jor-joran bisa terlalu tumbuh. Dibandingkan 2008, sekarang lebih baik," pungkasnya.

(Baca: Baik dan Buruk Ekonomi Kuartal I Versi JK)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Proyeksi Bank Mandiri:...
Proyeksi Bank Mandiri: Ekonomi RI Kuartal IV 2021 Tumbuh 5,04%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Berita Terkini
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
26 menit yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
56 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
1 jam yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
1 jam yang lalu
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
1 jam yang lalu
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved