Indeks Keyakinan Konsumen April Turun Jadi 107,4

Kamis, 07 Mei 2015 - 23:38 WIB
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen April Turun Jadi 107,4
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengindikasi indeks keyakinan konsumen pada April 2015 melemah dibanding bulan sebelumnya, namun masih berada pada level optimis. Hal ini terindikasi dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) April 2015 yang menurun 9,5 poin menjadi 107,4.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara mengatakan, pelemahan tersebut disebabkan penurunan kedua komponen pembentuknya, yaitu Indeks Kondisi Ekonomi saat ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK).

Dia mengungkapkan, Indeks Kondisi Ekonomi saat ini keyakinan responden terhadap kondisi ekonomi April 2015 melemah dibanding bulan sebelumnya.

"Pelemahan itu didorong oleh penurunan seluruh indeks pembentuknya. Penurunan terbesar terjadi pada indeks ketepatan waktu pembelian barang tahan lama," kata Tirta di Jakarta, Kamis (7/5/2015).

Sedangkan perlambatan kenaikan penghasilan konsumen dan penurunan ketersediaan lapangan kerja pada April 2015 ditengarai mendorong konsumen untuk menahan pembelian barang tahan lama (seperti telepon selular, televisi, lemari es, AC, mesin cuci, mobil, motor, dsb).

Sementara, Indeks Ekspektasi Konsumen optimis konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan mendatang juga melemah dari bulan sebelumnya. Pelemahan ini didorong oleh penurunan seluruh indeks pembentuknya, dengan penurunan terbesar terjadi pada indeks ekspektasi kegiatan usaha enam bulan mendatang diikuti indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja dan penghasilan enam bulan mendatang.

Namun, terdapat faktor utama yang menyebabkan pelemahan optimisme responden terhadap kondisi ekonomi enam bulan mendatang yakni perkiraan masih melambatnya pertumbuhan ekonomi pada enam bulan mendatang.

"Kemudian meningkatnya potensi tekanan kenaikan harga dan semakin ketatnya penyaluran kredit perbankan," tutup dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
19 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
56 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved