Legalitas Pelantikan Eselon I ESDM Dipertanyakan

Senin, 11 Mei 2015 - 13:00 WIB
Legalitas Pelantikan...
Legalitas Pelantikan Eselon I ESDM Dipertanyakan
A A A
JAKARTA - Pelantikan pejabat eselon I di lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dipertanyakan.

Kabar beredar, pelantikan eselon I yang dilantik Menteri ESDM Sudirman Said beberapa waktu lalu tidak berbekal Keputusan Presiden (Kepres), sehingga tidak sah secara hukum.

"Yang lebih memprihatinkan terdapat salah satu pejabat eselon satu yang salah penempatan di posisi Dirjen EBTKE (Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi)," kata salah satu sumber di lingkungan sekretaris kabinet (seskab) di Jakarta, Senin (11/5/2015).

Menurut dia, kecerobohan Menteri ESDM tersebut sangat disayangkan. Hingga kini, pejabat-pejabat yang dilantik Menteri ESDM belum menerima Kepres tentang pengangkatan mereka.

Masalah ini menjadi bertambah komplek mengingat terdapat pejabat yang semestinya menjabat dan telah disetujui presiden, namun tidak dilantik dan yang dilantik adalah orang yang berbeda.

Karena kecerobohan Menteri ESDM ini menyebabkan Wakil Presiden Jusuf Kalla mesti turun tangan dan mengonfirmasi masalah ini ke seskab. Konfirmasi dari seskab menimbulkan keyakinan bahwa pihak yang melakukan kecerobohan adalah Menteri ESDM.

Masalah ini, lanjutnya telah ditangani oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur negara dan reformasi Birokrasi. Saat ini, Menteri ESDM ke Papua menyusul Presiden Joko Widodo untuk mengklarifikasi masalah tersebut.

"Menteri itu mendadak ke Papua untuk klarifikasi ke presiden," ujarnya.

Terkait itu, Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika mengaku belum mengetahui masalah tersebut. Dia menuturkan, jika hal itu benar terjadi maka akan menjadi masalah besar.

"Itu harus dicek karena ini baru rumor, benar atau tidak ini harus ditayakan pada menterinya," kata dia.

Kardaya mengaku belum mendapatkan konfirmasi dari Kementerian ESDM terkait hal ini. Dengan demikan, Komisi VII belum akan mengambil langkah apapun terkait ini.

Sebagai informasi, Menteri ESDM pada Kamis (7/5/2015) melantik lima pejabat eselon I. Dari kelima itu, nama Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Rida Mulyana menjadi sorotan publik lantaran disinyalir Kepres pengangkatannya belum diteken presiden.

Draft Kepres yang dibuat oleh Deputi Administrasi Sekretariat Kabinei tetapi karena perubahan nama mendadak, maka pembuatan Keppres berlangsung tergesa-gesa. Apalagi juga bebarengan dengan jadwal Presiden Joko Widodo kunjungan kerja ke Maluku dan Papua.

(Baca: Tak Cari Jabatan, Said Didu Komitmen Bantu ESDM)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dukung Kepedulian pada...
Dukung Kepedulian pada Sesama, Kementerian ESDM Hibahkan Aset ke Lembaga Kemanusiaan
Pakai Kursi Roda, PNS...
Pakai Kursi Roda, PNS Kementerian ESDM Priyo Andi Gularso Diperiksa KPK
Penggeledahan Di Kantor...
Penggeledahan Di Kantor ESDM, Arifin Benarkan Terkait Dugaan Korupsi Tukin
Banyak Proyek Migas...
Banyak Proyek Migas Alami Stagnasi, Investasi Tak Capai Target
Anggaran Kementerian...
Anggaran Kementerian ESDM Dipotong Rp3,5 Triliun
KPK Geledah Kantor Kementerian...
KPK Geledah Kantor Kementerian ESDM, Penyidik Bawa 2 koper
Berita Terkini
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
13 menit yang lalu
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
23 menit yang lalu
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
1 jam yang lalu
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
1 jam yang lalu
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
2 jam yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
2 jam yang lalu
Infografis
Otobiografi I Am Zlatan...
Otobiografi 'I Am Zlatan (2011)' Diangkat Jadi Film Dokumenter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved