Jawaban Sofyan Soal Prediksi USD Akan Tetap Menguat
Senin, 11 Mei 2015 - 15:53 WIB
Jawaban Sofyan Soal Prediksi USD Akan Tetap Menguat
A
A
A
JAKARTA - Indonesia diprediksi akan mengalami tekanan mata uang terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dalam jangka waktu tiga tahun ke depan. Angkanya akan mencapai Rp15.000/USD.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil tidak merisaukan hal tersebut.
"Ya itu kan kata ekonom, yang penting bagaimana kita perbaiki ekonomi agar kuat, perbaiki struktur dalam negeri. Dolar menguat itu kan karena yang selama kita enggak bisa dikontrol dan kita tidak bisa berbuat apa-apa," ujarnya di Jakarta, Senin (11/5/2015).
Sofyan juga mengatakan, yang bisa dikontrol pasti akan dikontrol termasuk perbaikan ekonomi Indonesia supaya lebih menarik. Sofyan mengungkapkan salah satunya perlindungan kepada investor yang harus lebih efektif.
Untuk rupiah, Sofyan mengakui pemerintah sudah mengeluarkan berbagai macam kebijakan untuk memperbaiki ekonomi dan nilai tukar rupiah.
"Kalau untuk itu yang penting perbaikan struktural ekonomi misalnya kemarin sudah banyak. Kebijakan Menkeu soal pembebasan value added tax kecuali untuk motor kelas atas. Ini untuk dorong kemampuan konsumsi. Untuk kebijakan lain sedang dirumuskan ke depannya," pungkas dia.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil tidak merisaukan hal tersebut.
"Ya itu kan kata ekonom, yang penting bagaimana kita perbaiki ekonomi agar kuat, perbaiki struktur dalam negeri. Dolar menguat itu kan karena yang selama kita enggak bisa dikontrol dan kita tidak bisa berbuat apa-apa," ujarnya di Jakarta, Senin (11/5/2015).
Sofyan juga mengatakan, yang bisa dikontrol pasti akan dikontrol termasuk perbaikan ekonomi Indonesia supaya lebih menarik. Sofyan mengungkapkan salah satunya perlindungan kepada investor yang harus lebih efektif.
Untuk rupiah, Sofyan mengakui pemerintah sudah mengeluarkan berbagai macam kebijakan untuk memperbaiki ekonomi dan nilai tukar rupiah.
"Kalau untuk itu yang penting perbaikan struktural ekonomi misalnya kemarin sudah banyak. Kebijakan Menkeu soal pembebasan value added tax kecuali untuk motor kelas atas. Ini untuk dorong kemampuan konsumsi. Untuk kebijakan lain sedang dirumuskan ke depannya," pungkas dia.
(izz)
Lihat Juga :