Penerimaan Pajak Turun, Bikin Perayaan Hari Pajak Tak Lagi Enak
Selasa, 14 Juli 2020 - 09:12 WIB
Perayaan hari pajak tahun lalu. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Perayaan Hari Pajak kali ini jelas berbeda dengan sebelumnya. Pasalnya, pandemi Covid-19 yang melanda tak hanya membuat perayaan yang berbeda, tapi juga penerimaan pajaknya.
Dirjen Pajak Suryo Utomo menyampaikan, gejolak ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi menghantam Indonesia bagaikan sebuah “perfect storm”. Pandemi ini setidaknya menekan penerimaan pajak yang turun pada semester I.
"Penerimaan pajak kita masih mengalami tekanan yang cukup berat akibat pandemi Covid-19," kata Suryo saat membuka sambutan hari pajak di Jakarta, Selasa (14/7/2020). ( Baca juga:Langganan Netflix Kena Pajak 10%, Harga Produk di E-Commerce Tidak Naik )
Dia merinci, untuk semester pertama ini, total penerimaan pajak (non-PPh Migas) menunjukkan capaian sebesar Rp513,65 triliun atau sebesar 44,02% dari target penerimaan berdasarkan Perpres 72 Tahun 2020 dengan pertumbuhan -10,53% (non PPh Migas) atau -12,01% (termasuk PPh Migas).
Dirjen Pajak Suryo Utomo menyampaikan, gejolak ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi menghantam Indonesia bagaikan sebuah “perfect storm”. Pandemi ini setidaknya menekan penerimaan pajak yang turun pada semester I.
"Penerimaan pajak kita masih mengalami tekanan yang cukup berat akibat pandemi Covid-19," kata Suryo saat membuka sambutan hari pajak di Jakarta, Selasa (14/7/2020). ( Baca juga:Langganan Netflix Kena Pajak 10%, Harga Produk di E-Commerce Tidak Naik )
Dia merinci, untuk semester pertama ini, total penerimaan pajak (non-PPh Migas) menunjukkan capaian sebesar Rp513,65 triliun atau sebesar 44,02% dari target penerimaan berdasarkan Perpres 72 Tahun 2020 dengan pertumbuhan -10,53% (non PPh Migas) atau -12,01% (termasuk PPh Migas).
Lihat Juga :