Gara-Gara Makan Beras, Tingkat Kemandirian Pangan di Papua Rendah

Selasa, 14 Juli 2020 - 14:03 WIB
"Jadi, kalau kita lihat dari produksi beras memang masih sangat kurang. Karena produksinya hanya di Merauke sama di Manokwari sebagian, tapi yang paling besar di Merauke. Tetapi kalau di pangan lain, seperti sagu dan ubi-ubian itu besar di Papua itu," ujar Buwas dalam acara Market Review IDX Channel, Selasa (14/7/2020).

Mantan Kepala BNN ini mengatakan, komoditas pangan sagu di wilayah Papua sangat berlimpah. Bahkan, jika pemerintah serius menanganinya, bisa menjadi kekuatan pangan baru. ( Baca juga:Buwas Sebut Tidak Perlu Terlalu Risau dengan Ancaman Krisis Pangan )

"Pangan tidak hanya beras. Kalau kita mau bicara sagu di Papua, kita kalau mau produksi dengan baik, yaitu ada 450 juta ton per tahun," kata dia.

Selain itu, menurut Buwas, produksi komoditas sagu bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia, yang mana dalam satu tahun produksinya mencapai 36 juta ton. Namun, untuk meningkatkan kemandirian pangan bukan menjadi domain Bulog.

"Untuk meningkatkan kemandirian pangan itu menjadi tugas Menteri Pertanian. Sementara Bulog dari sisi mempersiapkan supply pangannya dan menyerap produksi lokal," ucap Buwas.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!