Safeguard Dicabut, Indonesia Akan Genjot Ekspor Pupuk ke Ukraina

Selasa, 14 Juli 2020 - 15:24 WIB
Foto/ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Pemerintah Ukraina secara resmi menghentikan penyelidikan safeguard atas impor produk pupuk nitrogen jenis tertentu (certain nitrogen fertilizer) dan pupuk majemuk (complex fertilizer). Penghentian penyelidikan itu didasari atas alasan yang bertentangan dengan kepentingan nasional Ukraina.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyambut baik penghentian penyelidikan safeguard tersebut. Menurutnya, penghentian penyelidikan atas produk pupuk ini dapat mendorong peningkatan ekspor produk-produk tersebut ke pasar Ukraina.



“Ini merupakan kabar gembira bagi Indonesia yang berupaya mendorong peningkatan ekspor ke negara-negara non-tradisional. Kami mengharapkan produsen/eksportir Indonesia dapat memanfaatkan peluang ekspor ini,” ujar Agus dalam keterangan resminya, Selasa (14/7/2020). ( Baca juga:Dipanggil Luhut, Mendag Agus Ngaku Bahas Soal Sebuah Gerakan )

Sementara itu, Plt. Dirjen Perdagangan Luar Negeri Srie Agustina, meyakini Indonesia berpeluang besar dikecualikan dalam pengenaan tindakan safeguard Ukraina, meskipun penyelidikan safeguard ini tidak dihentikan oleh Otoritas Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!