Meski Beda Mesin, Sri Mulyani Tetap Waspadai Resesi Singapura

Kamis, 16 Juli 2020 - 11:02 WIB
"Kita tentu waspadai, karena bagaimanapun juga Indonesia engine of growth-nya konsumsi, investasi, dan ekspor," kata Sri Gedung DPR, Jakarta, Rabu (15/7/2020).

Maka itu, pemerintah terus menggenjot mesin-mesin pertumbuhan ekonomi tadi lewat program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Program PEN menyasar enam klaster sekaligus. Upaya itu dilakukan agar resesi ekonomi tidak menular.

"Hari ini pemerintah menggunakan seluruh mekanisme anggarannya untuk mensubstitusi pelemahan di sisi konsumsi dan di sisi investasi maupun ekspor," ujar Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (15/7/2020).

Dia juga berharap program penempatan dana pemerintah kepada perbankan bisa menggerakkan ekonomi secara nyata, sehingga ekonomi nasional bisa terhindar dari jurang resesi.

"Jadi yang dilakukan pemerintah sekarang APBN harus dilakukan bertepatan dengan penyerapannya," jelasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!