5 Perbedaan Kebijakan Pajak Purbaya vs Sri Mulyani, Bak Langit dan Bumi

Kamis, 25 September 2025 - 14:39 WIB
loading...
5 Perbedaan Kebijakan...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) menerima memori jabatan dari Sri Mulyani dalam acara serah terima jabatan di Jakarta, Selasa (9/9/2025). FOTO/Aldhi Chandra
A A A
JAKARTA - Perubahan nakhoda di pucuk kepemimpinan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memunculkan perdebatan publik. Sejak dilantik pada 8 September lalu, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dinilai memiliki gaya pengelolaan anggaran yang sangat berbeda dari pendahulunya, Sri Mulyani Indrawati.

Sejumlah pihak membandingkan pendekatan keduanya dengan taktik dalam sepak bola; Purbaya dinilai berkarakter menyerang, sementara Sri Mulyani lebih bertahan. Namun, Purbaya menepis anggapan itu.

Ia menegaskan pendekatannya adalah hal wajar dalam ilmu fiskal. Menurutnya, anggaran yang telah direncanakan pemerintah harus dihabiskan secara optimal. "Saya nggak tahu soal perbandingan, yang saya tahu beginilah cara menjalankan fiscal policy yang baik," ujar Purbaya di Istana Kepresidenan Jakarta, belum lama ini.

Baca Juga: 5 Gebrakan Purbaya Dua Minggu Jadi Menkeu Gantikan Sri Mulyani

Purbaya menarik perhatian publik setelah menarik Rp200 triliun dari saldo pemerintah yang disimpan di Bank Indonesia (BI), dari total Rp425 triliun. Dana tersebut kemudian ditempatkan di lima bank milik negara. Langkah agresif ini bertujuan memutar roda perekonomian.

Menurutnya, kesalahan kebijakan moneter dan fiskal yang terjadi selama satu hingga dua tahun terakhir telah membuat sistem finansial kering. Hal itu, katanya, berimbas pada melambatnya ekonomi dan semakin sulitnya masyarakat mencari pekerjaan.

Dia juga menolak rencana kebijakan tax amnesty yang digulirkan Sri Mulyani dan berjanji akan membenahi sistem coretax untuk mendongkrak penerimaan pajak. Perbedaan ini menggambarkan kontras antara gaya konservatif dan disiplin ala Sri Mulyani dengan gaya agresif-pragmatis yang ditunjukkan Purbaya.

Baca Juga: Purbaya Tolak Tax Amnesty, Rupiah Bisa Terkapar Sampai Rp17.000
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
Purbaya dan Said Iqbal...
Purbaya dan Said Iqbal Mau Makan Siang Bareng Besok, Ada Apa?
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
Dorong Budaya Taat Pajak,...
Dorong Budaya Taat Pajak, Bapenda DKI Jakarta Beri Apresiasi Wajib Pajak PKB Teladan
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Tolak Perang Tarif Pajak,...
Tolak Perang Tarif Pajak, IKPI Usulkan Ini saat RDPU dengan DPR
Rekomendasi
Lantik Pengurus Golkar...
Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Instruksikan Konsolidasi dan Tambah Kursi Legislatif
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Kortas Tipidkor Sebut...
Kortas Tipidkor Sebut Bukti Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Segera Dilimpahkan ke Kejagung
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Infografis
Timnas AMIN Ingin Hadirkan...
Timnas AMIN Ingin Hadirkan Sri Mulyani dan Tri Rismaharini di MK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved