Sri Mulyani: Manufaktur Indonesia Ekspansif Kalahkan AS hingga Singapura

Rabu, 22 Februari 2023 - 10:30 WIB
Negara-negara yang masih ekspansif, namun mengalami tren melambat, antara lain Australia, Rusia, India, dan Afrika Selatan. Adapun perlambatan mencapai sebesar 17,4% dari total negara-negara yang disurvei. "Untuk negara-negara yang mengalami kontraksi tapi juga sudah mulai pulih, itu adalah Italia, Prancis, Turki, Kanada, dan Singapura," ucap Sri.

Baca Juga: Redam Inflasi, Sri Mulyani Gelontorkan Rp104,2 Triliun untuk Menjaga Pangan

Sedangkan, yang mengalami kontraksi masih mengambil porsi 52,2% dari jumlah negara yang disurvei. Negara-negara tersebut, antara lain AS, Meksiko, Eropa, Inggris, Jerman, Korea Selatan, Jepang, China, Brazil, Malaysia, Vietnam, dan Singapura.

"Jadi dalam hal ini, kalau kondisi Indonesia dalam posisi PMI-nya positif di atas 50 dan ekspansif, atau akseleratif, itu kita adalah sekelompok kecil negara saja. Ini yang menggambarkan resiliensi dan pemulihan ekonomi kita yang memang cukup baik sampai dengan akhir tahun 2022 dan masih berlanjut pada awal 2023," pungkas Sri.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!