Miliarder Rusia Memperingatkan Kremlin Bisa Kehabisan Uang Tahun Depan
Sabtu, 04 Maret 2023 - 12:07 WIB
Baca Juga: Setahun Perang Rusia Ukraina: 6 Miliarder Terkaya Kedua Negara Kehilangan Duit Rp499,2 Triliun
Ia juga mengemukakan, de-eskalasi dalam perang Rusia Ukraina tidak akan terjadi sebelum 2025 sehingga berpotensi menjauhkan investor Barat dari Rusia selama satu dekade lagi.
"Tidak akan ada uang tahun depan ... Itu sebabnya mereka sudah mulai mengguncang kami," lanjut Deripaska.
Seorang taipan aluminium yang mendirikan grup industri Rusia Basic Element itu menambahkan, bahwa Rusia "membutuhkan" investor asing untuk bisa terus beroperasi.
Kritik dari seorang oligarki yang telah dijatuhi sanksi karena hubungannya dengan Kremlin, mencuat hanya beberapa minggu setelah Putin bersumpah tidak akan ada pengurangan pengeluaran militer. Putin mengatakan, kepada para pejabat bahwa Rusia "tidak memiliki batasan" pada pengeluaran untuk perang di Ukraina dan "memberikan semua yang diminta tentara" untuk membantu mengamankan kemenangan.
Ia juga mengemukakan, de-eskalasi dalam perang Rusia Ukraina tidak akan terjadi sebelum 2025 sehingga berpotensi menjauhkan investor Barat dari Rusia selama satu dekade lagi.
"Tidak akan ada uang tahun depan ... Itu sebabnya mereka sudah mulai mengguncang kami," lanjut Deripaska.
Seorang taipan aluminium yang mendirikan grup industri Rusia Basic Element itu menambahkan, bahwa Rusia "membutuhkan" investor asing untuk bisa terus beroperasi.
Kritik dari seorang oligarki yang telah dijatuhi sanksi karena hubungannya dengan Kremlin, mencuat hanya beberapa minggu setelah Putin bersumpah tidak akan ada pengurangan pengeluaran militer. Putin mengatakan, kepada para pejabat bahwa Rusia "tidak memiliki batasan" pada pengeluaran untuk perang di Ukraina dan "memberikan semua yang diminta tentara" untuk membantu mengamankan kemenangan.
Lihat Juga :