MIND ID Didorong Jadi Penopang Hilirisasi dan Transisi Energi Pemerintah

Minggu, 19 Maret 2023 - 17:26 WIB
Selain itu, PT Timah Tbk juga sedang menyelesaikan proyek smeltrer di Bangka-Balitung. Sementara PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk sedang membangun proyek gasifikasi di Tanjung Enim.

"MIND ID juga memiliki INALUM yang sudah memiliki pengalaman luar biasa membangun proccesing dari alumina mejadi aluminium ingot. Ini adalah salah satunya pabrik alumina ingot terbesar di Asia dengan kapasitas produksi hampir mencapai 500.000 ton per tahun. Singkatnya, MIND ID memiliki segala sesuatu untuk membangun sektor hilir tambang di tanah air," paparnya.

Dengan kemampuan INALUM memproduksi aluminium, ANTM dengan pembangunan FeroNikel, Freeport dengan pabrik tembaga dan PT Timah dengan pengembangan smelter timah, tambang BUMN diyakini mampu menjadi andalan pemerintah menuju hilirisasi dan transisi energi. Dengan transisi energi, seperti mobil listrik, MIND ID juga bisa menjadi andalan pemerintah.

"Revolusi menuju kendaraan listrik memiliki multiplier effect sangat besar bagi industri tambang di tanah air. Selain dapat mengantisipasi defisit akibat impor minyak dan gas, kebijakan ini dapat mendorong nilai tambah Sumber Daya Alam (SDA), terutama tembaga, mangan, dan nikel," paparnya.

Tiga jenis mineral ini menjadi bahan dasar (raw materials ) pengembangan baterai untuk eksosistem mobil listrik. Dengan berkembangnya kebijakan mobil listrik, hasil olahan smelter tembaga dan nikel di tanah air akan terserap dengan mudah.

Glencore, salah satu produsen metal terbesar dunia mengatakan, kebijakan kendaraan listrik akan menambah permintaan (demand) tembaga sebesar 18 persen tahun 2030. Sementara permintaan nikel global akan tumbuh 55% tahun 2030. Ini tentu akan menguntukan MIND ID yang memiliki mineral sejenis tembaga, nikel dan timah.

Dalam ekosistem kendaraan listrik, tembaga digunakan untuk pembangunan jaringan listrik, jaringan storage (penyimpanan/reservoar) dan charging (Infrastrukur pengisian). Menurut Glencore, permintaan tembaga untuk charging saja, misalnya akan tumbuh dari 23,000 ton di tahun 2020 menjadi 392,000 ton tahun 2030. Ini tentu berita baik bagi MIND ID yang sudah mengontol saham Freeport Indonesia, sebagai salah satu produsen tembaga terbesar di tanah air.

Sementara, permintaan nikel untuk jaringan penyimpanan (grid storage) akan tumbuh dari 20,000 ton tahun 2020, menjadi 150,000 ton tahun 2030. Secara umum, permintaan nikel untuk kendaraan listrik tumbuh dari 66,000 ton tahun 2020, menjadi 985,000 pada periode tahun 2030. Ini juga berita baik bagi PT Aneka Tambang yang memiliki cadangan nikel terbesar di tanah air.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!