Pencairan Gaji ke-13 PNS Belum Jelas, Awasi Efeknya

Sabtu, 18 Juli 2020 - 13:12 WIB
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum memutuskan mengenai pencairan gaji ke-13 yang ditunggu-tunggu oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), awas bisa semakin menggerus daya beli masyarakat. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum memutuskan mengenai pencairan gaji ke-13 yang ditunggu-tunggu oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), seiring fokus pemerintah terhadap pemulihan ekonomi. Padahal menurut Direktur Eksekutif Indef, Tauhid Ahmad mengatakan, pencairan gaji ke-13 untuk PNS punya peran penting untuk ekonomi Indonesia.

Salah satunya adalah meningkatkan daya konsumsi yang bisa menggenjot pertumbuhan ekonomi agar tidak mengalami minus. "Ya saya kira gaji ke 13 itu penting itu karena anggaran gaji ke-13 itu senilai Rp20 triliun, otomatis PNS dapat 3,4 sampai 4 juta. Nah kalau ini cair bisa mendongkrak daya beli masyarakat," ujar Tauhid saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Sabtu (18/7/2020).



(Baca Juga: Jiah, Waktu Pencairan Gaji ke-13 Masih Gelap )

Dia melanjutkan pencairan gaji ke-13 bagi PNS pun bisa melengkapi upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat di tengah penurunan pendapatan akibat COVID-19. "Ini bisa membuka peluang kebutuhan makanan dan minuman karena para PNS akan memberi kebutuhannya, berbelanja ketika pencairan gaji ke-13 ini," jelasnya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!