5 Kasus Bank Bangkrut Terbesar Sepanjang Sejarah, Nomor Terakhir Baru Berusia 3 Tahun
Sabtu, 25 Maret 2023 - 13:00 WIB
Bank beraset USD307 miliar ini dinyatakan gagal, alias bangkrut, pada 25 September 2008. Bank ini bangkrut akibat krisis perumahan (subprime mortgage) yang menghajar Amerika. Washington Mutual Bank mengalami bank run atau rush karena nasabah menarik dana mereka hampir USD17 miliar dalam waktu kurang dari 10 hari.
Washington Mutual tidak menerima dana talangan pemerintah dan malah disita dan dijual ke JP Morgan seharga USD1,9 miliar. Alhasil FDIC (LPS AS) tidak perlu membayar apa pun dari dana cadangannya terkait penutupan bank.
Kejatuhan bank yang fokus menggarap stratup ini dipicu oleh kebijakan suku bunga The Fed dalam melawan inflasi. Bank ini kekeringan likuiditas setelah mengalami bank run. Mengingat besarnya kegagalan dan pasar bergolak setelah penutupan, Presiden Joe Biden pun mengambil kesempatan untuk meyakinkan para deposan bahwa dana mereka aman.
3. Signature Bank
Dua hari usai Silicon Valley Bank dinyatakan bangkrut, Signature Bank pun mengalami nasib serupa. Bank beraset USD110 miliar ini dinyatakan bangkrut pada 12 Maret 2023. Signature Bank ditutup oleh Departemen Layanan Keuangan Negara Bagian New York setelah beroperasi sejak 2001.
Hampir seperempat simpanan Signature Bank berasal dari sektor mata uang kripto. Ambruknya bursa kripto milik Sam Bankman-Fried, FTX, telah menguras simpanan miliaran dolar di bank tersebut. Kondisi itu kian diperburuk setelah Silicon Valley Bank juga ambruk. Alhasil, banyak nasabah yang kemudian menarik dananya besar-besaran.
4. Continental Illinois National Bank and Trust
Washington Mutual tidak menerima dana talangan pemerintah dan malah disita dan dijual ke JP Morgan seharga USD1,9 miliar. Alhasil FDIC (LPS AS) tidak perlu membayar apa pun dari dana cadangannya terkait penutupan bank.
2. Silicon Valley Bank
Bank yang didirikan pada Oktober 1983 ini tiba-tiba menjadi sorotan dunia. Bank beraset USD209 miliar ini dinyatakan gagal pada 10 Maret 2023.Kejatuhan bank yang fokus menggarap stratup ini dipicu oleh kebijakan suku bunga The Fed dalam melawan inflasi. Bank ini kekeringan likuiditas setelah mengalami bank run. Mengingat besarnya kegagalan dan pasar bergolak setelah penutupan, Presiden Joe Biden pun mengambil kesempatan untuk meyakinkan para deposan bahwa dana mereka aman.
3. Signature Bank
Dua hari usai Silicon Valley Bank dinyatakan bangkrut, Signature Bank pun mengalami nasib serupa. Bank beraset USD110 miliar ini dinyatakan bangkrut pada 12 Maret 2023. Signature Bank ditutup oleh Departemen Layanan Keuangan Negara Bagian New York setelah beroperasi sejak 2001.
Hampir seperempat simpanan Signature Bank berasal dari sektor mata uang kripto. Ambruknya bursa kripto milik Sam Bankman-Fried, FTX, telah menguras simpanan miliaran dolar di bank tersebut. Kondisi itu kian diperburuk setelah Silicon Valley Bank juga ambruk. Alhasil, banyak nasabah yang kemudian menarik dananya besar-besaran.
4. Continental Illinois National Bank and Trust
Lihat Juga :