Ekonomi Rusia Meluncur Menuju Deindustrialisasi Imbas Perang

Rabu, 05 April 2023 - 05:34 WIB
Defisit anggaran pada tahun 2023 akan jauh lebih tinggi dari perkiraan resmi saat ini sebesar 2% dari PDB. Tahun ini Rusia diperkitakan mengalami resesi ekonomi yang semakin dalam.

Di masa depan, potensi pemulihan ekonomi Rusia akan dibentuk oleh dua faktor yang sangat fluktuatif: perang di Ukraina dan stabilitas fiskal Rusia.

Bank Sentral Finlandia menerangkan, bahwa pada pandangan pertama mungkin tampak bahwa ekonomi Rusia tidak banyak menderita akibat perang. Namun analis mengatakan, bahwa dalam situasi saat ini, indikator utama PDB tidak penting, karena mereka menutupi restrukturisasi ekonomi Rusia yang signifikan.

Selama tahun pertama perang berlangsung, otoritas Rusia mendorong ekonomi ke jalur transformasi struktural menuju autarki yakni kebijakan ekonomi untuk membatasi perdagangan hanya dilakukan di dalam suatu negara. Substitusi impor dan pemisahan diri dari "negara-negara tidak bersahabat" menjadi agenda utama politik Moskow.

Jenis kebijakan ini dapat berhasil jika investasi besar dilakukan dalam produksi dalam negeri untuk menggantikan impor yang hilang, ditambah dengan membangun jaringan transportasi baru.

Karena sumber daya terbatas, investasi di sektor lain akan turun. Beberapa ekonom cukup ilustratif menyebutnya sebagai tanda industrialisasi terbalik atau deindustrialisasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!