Erick Thohir Jamin Tidak Ada Kelangkaan BBM Selama Mudik Lebaran
Senin, 10 April 2023 - 17:37 WIB
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) aman selama mudik Lebaran 2023 . Dia mengaku sudah memeriksa langsung terkait keamanan stok.
"Ya saya sudah rapat mengenai mudik bahwa kalau untuk kesediaan BBM, kuota BBM aman. Saya sudah cek ke Pertamina," ungkap Erick saat ditemui wartawan di Kantor Staf Presiden (KSP), Senin (10/4/2023).
Dia menjamin tidak ada kelangkaan BBM saat mudik Lebaran. Erick memastikan Pertamina menyediakan BBM bagi pengendara motor di jalan.
"Kita juga akan siapkan fasilitas tidak hanya tadi kuota, tapi juga ada yang nanti motor membawa jerigen, ada pengisian BBM yang bisa pindah-pindah itu kita dorong, yang mobile," katanya.
Sementara, untuk mengantisipasi kemaceran arus mudik lebaran, Pertamina juga menyiapkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kantong berupa mobil tangki yang disiagakan sebagai cadangan suplai BBM di titik-titik rawan kemacetan. Sebab itu, kesiapan distribusi BBM harus dijamin.
"Kita harus antisipasi sendiri, bagaimana kita memastikan, karena ini kalau lihat data-data banyak kendaraan pribadi," jelas Erick.
"Ya saya sudah rapat mengenai mudik bahwa kalau untuk kesediaan BBM, kuota BBM aman. Saya sudah cek ke Pertamina," ungkap Erick saat ditemui wartawan di Kantor Staf Presiden (KSP), Senin (10/4/2023).
Dia menjamin tidak ada kelangkaan BBM saat mudik Lebaran. Erick memastikan Pertamina menyediakan BBM bagi pengendara motor di jalan.
"Kita juga akan siapkan fasilitas tidak hanya tadi kuota, tapi juga ada yang nanti motor membawa jerigen, ada pengisian BBM yang bisa pindah-pindah itu kita dorong, yang mobile," katanya.
Sementara, untuk mengantisipasi kemaceran arus mudik lebaran, Pertamina juga menyiapkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kantong berupa mobil tangki yang disiagakan sebagai cadangan suplai BBM di titik-titik rawan kemacetan. Sebab itu, kesiapan distribusi BBM harus dijamin.
Baca Juga
"Kita harus antisipasi sendiri, bagaimana kita memastikan, karena ini kalau lihat data-data banyak kendaraan pribadi," jelas Erick.
(nng)
tulis komentar anda