Ekonom: Investasi Mandek Akibat Kekhawatiran Prospek Ekonomi
Selasa, 21 Juli 2020 - 12:43 WIB
Investasi barang modal non-konstruksi juga turun akibat respons pelaku bisnis, terutama pada sektor manufaktur, terhadap kontraksi permintaan domestik dan global. Ada beberapa indikator yang menunjukkan kontraksi investasi tersebut. Di antaranya adalah turunnya beberapa leading indicator investasi tetap, seperti realisasi modal pemerintah, impor barang modal, dan investasi langsung, baik PMA ataupun PMDN. Belanja modal pemerintah hingga bulan Juni mengalami kontraksi sebesar 7,3% (yoy).
Baca Juga: Realisasi Investasi Diprediksi Menurun, Ini Strategi BKPM
Kemudian, impor barang modal mengalami kontraksi sebesar 19% (yoy) periode Januari-Mei 2020. Investasi langsung tahun ini juga akan tertahan. "Para investor diperkirakan masih pesimis untuk berekspansi akibat kebijakan pembatasan sosial yang terjadi di berbagai tempat sehingga menyebabkan lesunya permintaan dan tersendatnya Global Supply Chain," ungkap dia
Baca Juga: Realisasi Investasi Diprediksi Menurun, Ini Strategi BKPM
Kemudian, impor barang modal mengalami kontraksi sebesar 19% (yoy) periode Januari-Mei 2020. Investasi langsung tahun ini juga akan tertahan. "Para investor diperkirakan masih pesimis untuk berekspansi akibat kebijakan pembatasan sosial yang terjadi di berbagai tempat sehingga menyebabkan lesunya permintaan dan tersendatnya Global Supply Chain," ungkap dia
(nng)
Lihat Juga :