Menanti Mata Uang BRICS yang Digadang-gadang Akan Gerus Dominasi Dolar AS
Selasa, 02 Mei 2023 - 12:48 WIB
Negara-negara BRICS ditengarai tengah menyiapkan mata uang baru untuk menggantikan dolar AS dalam transaksi perdagangan lintas batas. Foto/Ilustrasi/Dok.
JAKARTA - Gaung kemunculan mata uang BRICS yang akan menjadi pesaing dolar AS (USD) dalam perdagangan internasional terus menguat. Terkini, pejabat Rusia, Ketua Komite Duma Negara Anatoly Aksakov membuat pernyataan bahwa kesepakatan tentang mata uang baru itu bisa dicapai pada 2023.
Aksakov juga memperkirakan pangsa dolar AS dalam perdagangan internasional akan terus menurun. Hal itu, kata dia, disebabkan ulah Amerika sendiri yang terus menghancurkan nilai dolar dengan menggunakan mata uangnya untuk tujuan politik.
Baca Juga: 3 Fakta Mata Uang BRICS yang Segera Diluncurkan
"Dengan menghubungkan ekonomi dan mata uangnya dengan politik, AS secara praktis merusak fondasi dominasinya. Saya yakin pangsa dolar dalam perdagangan dunia akan terus menurun," tuturnya seperti dilansir Bitcoin.com, Senin (1/5/2023).
Pejabat Rusia itu mengatakan bahwa saat ini tengah berlangsung upaya pencarian untuk beberapa jenis mata uang kolektif, dan menekankan bahwa diskusi tentang topik ini sudah menjadi agenda negara-negara BRICS (Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan).
Aksakov juga memperkirakan pangsa dolar AS dalam perdagangan internasional akan terus menurun. Hal itu, kata dia, disebabkan ulah Amerika sendiri yang terus menghancurkan nilai dolar dengan menggunakan mata uangnya untuk tujuan politik.
Baca Juga: 3 Fakta Mata Uang BRICS yang Segera Diluncurkan
"Dengan menghubungkan ekonomi dan mata uangnya dengan politik, AS secara praktis merusak fondasi dominasinya. Saya yakin pangsa dolar dalam perdagangan dunia akan terus menurun," tuturnya seperti dilansir Bitcoin.com, Senin (1/5/2023).
Pejabat Rusia itu mengatakan bahwa saat ini tengah berlangsung upaya pencarian untuk beberapa jenis mata uang kolektif, dan menekankan bahwa diskusi tentang topik ini sudah menjadi agenda negara-negara BRICS (Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan).
Lihat Juga :