Mengungkap Harta Karun yang Terpendam di Lumpur Lapindo, Kini Diburu Dunia
Rabu, 24 Mei 2023 - 10:26 WIB
Lumpur Lapindo tersimpan harta karun logam tanah jarang yang kini diburu dunia. FOTO/Antara Photo/Erick Ireng
JAKARTA - Lumpur Lapindo sebelumnya dikenal dengan bencana alam yang melibatkan aliran lumpur panas. Namun, kini mengungkap potensi sumber daya alam yang luar biasa.
Di Lumpur Lapindo tersimpan harta karun logam tanah jarang (rare earth) yang kini diburu dunia. Logam tanah jarang adalah kelompok logam yang langka dan memiliki sifat-sifat unik. Mereka memiliki peran penting dalam berbagai sektor industri, termasuk teknologi tinggi, elektronik, kendaraan listrik, energi terbarukan, dan pertahanan.
Rare earth memang tidak mudah ditemukan di permukaan bumi. Ia berada di dalam bumi dan proses untuk mengolah logam-logam tersebut cukup rumit. Sebab itu, orang banyak menyebut tanah jarang. Sebaran logam tanah jarang tidak merata. Dengan kata lain, hanya sedikit wilayah di dunia yang memiliki logam tanah jarang di lokasi yang berkelompok.
Dikutip dari Pusat Sumber Daya Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), logam tanah jarang sudah ditemukan sejak abad ke-18. Sejak saat itu, para peneliti berlomba-lomba menemukan jenis unsur logam yang terkandung di dalamnya.
Baca Juga: Mengenal Rare Earth, Harta Karun Super Langka di Lumpur Lapindo yang Diburu Dunia
Di dalam tanah jarang, menyimpan unsur yang sangat langka atau keterdapatannya sangat sedikit dan umumnya berupa senyawa kompleks fosfat dan karbonat. Seiring dengan perkembangan teknologi pengolahan material, unsur tanah jarang semakin dibutuhkan, dan umumnya pada industri teknologi tinggi.
Di Lumpur Lapindo tersimpan harta karun logam tanah jarang (rare earth) yang kini diburu dunia. Logam tanah jarang adalah kelompok logam yang langka dan memiliki sifat-sifat unik. Mereka memiliki peran penting dalam berbagai sektor industri, termasuk teknologi tinggi, elektronik, kendaraan listrik, energi terbarukan, dan pertahanan.
Rare earth memang tidak mudah ditemukan di permukaan bumi. Ia berada di dalam bumi dan proses untuk mengolah logam-logam tersebut cukup rumit. Sebab itu, orang banyak menyebut tanah jarang. Sebaran logam tanah jarang tidak merata. Dengan kata lain, hanya sedikit wilayah di dunia yang memiliki logam tanah jarang di lokasi yang berkelompok.
Dikutip dari Pusat Sumber Daya Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), logam tanah jarang sudah ditemukan sejak abad ke-18. Sejak saat itu, para peneliti berlomba-lomba menemukan jenis unsur logam yang terkandung di dalamnya.
Baca Juga: Mengenal Rare Earth, Harta Karun Super Langka di Lumpur Lapindo yang Diburu Dunia
Di dalam tanah jarang, menyimpan unsur yang sangat langka atau keterdapatannya sangat sedikit dan umumnya berupa senyawa kompleks fosfat dan karbonat. Seiring dengan perkembangan teknologi pengolahan material, unsur tanah jarang semakin dibutuhkan, dan umumnya pada industri teknologi tinggi.
Lihat Juga :