Digitalisasi UMKM Bikin Jualan Siomay Pak Eddy Makin Laris
Rabu, 24 Mei 2023 - 21:52 WIB
“Setiap hari hasil berjualan siomai sekitar Rp500.000 sampai Rp600.000. Kalau lagi ramai, ditambah hasil penjualan melalui layanan antar pesan online bisa menjual sampai 50 porsi,” ungkap Edi yang sehari-hari berjualan di Jalan Birah III, Lapangan Blok S, Jakarta Selatan.
Dia merasakan digitalisasi yang berkembang saat ini membantu UMKM seperti Siomay Pak Eddy menambah omzet penjualan. Akses untuk mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga lebih mudah.
Bahkan, dia mengungkapkan, sudah 5 tahun sudah beberapa kali mendapatkan pinjaman KUR, mulai dari terkecil Rp5 juta hingga Rp25 juta.
“Proses dan syarat mengajukan pinjaman KUR mudah, yang penting punya usaha dan NIB (Nomor Induk Berusaha),” ujarnya.
Baca juga: Aplikasi BRISpot Bantu UMKM Cairkan Dana KUR dalam Sehari
Dari usaha berjualan siomay sejak tahun 1990, dia bisa menghidupi keluarga dan menyekolahkan lima anaknya hingga lulus kuliah. Bahkan, salah satu anaknya bekerja di Bulgaria sebagai guru bahasa Inggris.
“Berjualan biar bertahan lama harus punya kemauan kuat dan mau belajar, jadi kalau ada perkembangan apa pun jadi tahu dan bisa. Saya pribadi berjualan nomor satu yang penting habis, bukan cuma cari untung,” ungkapnya.
Dia merasakan digitalisasi yang berkembang saat ini membantu UMKM seperti Siomay Pak Eddy menambah omzet penjualan. Akses untuk mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga lebih mudah.
Bahkan, dia mengungkapkan, sudah 5 tahun sudah beberapa kali mendapatkan pinjaman KUR, mulai dari terkecil Rp5 juta hingga Rp25 juta.
“Proses dan syarat mengajukan pinjaman KUR mudah, yang penting punya usaha dan NIB (Nomor Induk Berusaha),” ujarnya.
Baca juga: Aplikasi BRISpot Bantu UMKM Cairkan Dana KUR dalam Sehari
Dari usaha berjualan siomay sejak tahun 1990, dia bisa menghidupi keluarga dan menyekolahkan lima anaknya hingga lulus kuliah. Bahkan, salah satu anaknya bekerja di Bulgaria sebagai guru bahasa Inggris.
“Berjualan biar bertahan lama harus punya kemauan kuat dan mau belajar, jadi kalau ada perkembangan apa pun jadi tahu dan bisa. Saya pribadi berjualan nomor satu yang penting habis, bukan cuma cari untung,” ungkapnya.
Lihat Juga :